Categories: News Update

Cara KTB Dukung Transisi EURO 4 di Indonesia

Tangerang – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) terus mendukung transisi EURO 4 di Indonesia.

Sudaryanto, General Manager of Business Communication KTB mengatakan, penerapan EURO 4 adalah bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung regulasi pemerintah menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan. Pihaknya memahami bahwa transisi ke teknologi EURO 4 memerlukan adaptasi.

“Oleh karena itu kami hadir untuk memberikan edukasi dan memastikan seluruh mitra fleet kami memiliki pemahaman yang tepat dan menyeluruh terhadap teknologi ini,” ujar Sudaryanto dikutip 3 Agustus 2025.

Lewat program VIP Fleet Customer Training 2025, KTB mengedukasi dan merangkul konsumen fleet terhadap informasi produk, layanan purna jual, serta implementasi teknologi-teknologi terbaru yang dimiliki Mitsubishi Fuso.

Baca juga: Fokus Transisi Menuju Bisnis Hijau, Begini Kinerja TBS Energi Utama di Semester I 2025

Program ini dihadiri oleh 20 peserta dari 14 perusahaan fleet yang merupakan konsumen Mitsubishi Fuso dan memiliki sekitar 50 unit kendaraan EURO 4. Para peserta pun terdiri dari mekanik, pemilik perusahaan, serta pihak yang langsung terlibat dalam perawatan dan pengelolaan armada.

“Selama lima hari pelatihan, peserta dibekali dengan materi mendalam mengenai lini produk Canter dan Fighter X, termasuk pelatihan perawatan, serta praktik engine semi overhaul untuk kedua model tersebut,”

Peserta juga mendapat pemahaman menyeluruh tentang penggunaan spare parts asli, baik itu Fuso Genuine Parts maupun Suku Cadang Tiga Berlian, serta pemanfaatan layanan purna jual digital yaitu Runner Telematics untuk memaksimalkan efisiensi armada.

Salah satu peserta pelatihan, Sulvian dari PT Gunung Samudera International mengatakan, training ini bermanfaat karena dalam sesi training yang digelar KTB mendapatkan problem solving.

“Apa problem kita yang ada di site, yang ada di lokasi, itu dicarikan solusinya. Sehingga nanti ketika kembali dari training dapat kita aplikasikan solusinya,” ujarnya.

Baca juga: Pagatan Usaha Makmur Kembangkan Biochar, Ajak Warga Kalteng Bangun Ekonomi Hijau

Diketahui, PT Gunung Samudera International bergerak di bidang mining kontraktor dan heavy equipment rental. Hampir 50 persen unit yang dimiliki perseroan adalah Fighter X.

Melalui rangkaian VIP Fleet Customer Training 2025 ini, Mitsubishi FUSO menegaskan dukungannya terhadap transisi menuju teknologi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

3 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

3 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

6 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

9 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

14 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

14 hours ago