Cara KSEI Dorong Perkembangan Pasar Modal Asia Pasifik

Jakarta – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bersama dengan Viet Nam Securities Depository and Clearing Corporation (VSDC) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendukung perkembangan pasar modal, pasar keuangan Indonesia, dan pasar regional.

Direktur Keuangan dan Administrasi KSEI, Imelda Sebayang, mengatakan bahwa penandatanganan tersebut menandai komitmen KSEI bersama VSDC untuk berkolaborasi lebih jauh dalam pengembangan industri pasar modal di Asia Pasifik, khususnya di Indonesia dan Vietnam. 

Baca juga: Investor Pasar Modal Tumbuh 13,76 Persen, Masih Didominasi Milenial dan Gen Z

“Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung akselerasi pertukaran informasi dan pengetahuan antara KSEI dan VSDC dalam rangka peningkatan layanan central securities depository yang mampu bersaing secara internasional,” ucap Imelda dalam keterangan resmi, 15 November 2023.

Imelda menjelaskan bahwa poin penting dalam MoU tersebut meliputi kerja sama pertukaran informasi yang mencakup statistik operasional dan perkembangan pasar, model operasi bisnis dan peluang perbaikan.

Serta, produk dan layanan yang disediakan oleh para pihak termasuk proses aksi korporasi, layanan dana dan lain-lain, serta hal lainnya yang memungkinkan untuk dilakukan kerja sama.

Baca juga: BEI Optimistis Pasar Modal Bergairah Selama Tahun Politik, 2 Sektor Ini Bakal Cuan

“Pada dasarnya, poin kerja sama tersebut merupakan komitmen bersama untuk membangun pasar modal dan industri keuangan,” imbuhnya.

Kerja sama tersebut terjalin secara resmi pada 18 Oktober 2023 yang lalu dan dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Administrasi KSEI, Imelda Sebayang dan Chief Executive Officer VSDC, Duong Van Thanh. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

1 hour ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

10 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

11 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

12 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

12 hours ago