Ekonomi dan Bisnis

Cara J&T Express Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas

Jakarta – Sebagai bagian dari komitmen dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, J&T Express menutup program pemberdayaan J&T Connect Preneur dengan acara puncak J&T Connect Preneur Summit pada 3 Desember 2024 di Jakarta.

Mengusung tema “Unleash Abilities Beyond Limits”, konferensi ini dirancang untuk mendorong UMKM Indonesia melampaui batasan dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.

Key Account J&T Express, Iwan Senjaya, mengatakan acara ini menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM.

“Pelaku UMKM bisa mendapatkan wawasan baru, jaringan baru, dan solusi praktis dalam menghadapi lanskap bisnis yang dinamis,” ujarnya di Jakarta, Senin (3/12).

Baca juga: Rasio Kredit UMKM 30 Persen Terancam Gagal, Ini Langkah Kementerian UMKM

Dia menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai pihak adalah kunci keberhasilan program ini.

“Kami bekerja sama dengan para pihak yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing, termasuk pemerintah dan pelaku usaha sukses seperti Arief Muhammad dan M Thobroni Ali, salah satu seller sukses J&T Express,” jelas Iwan.

Statista memproyeksikan peningkatan pengguna e-commerce di Indonesia hingga mencapai 33,5 juta pengguna antara 2024–2029. J&T Express, yang tumbuh bersama ekosistem UMKM dan lokapasar, memandang pentingnya mendukung pelaku UMKM agar mampu bersaing dalam lanskap bisnis digital yang semakin kompetitif.

“Melalui J&T Connect Preneur Summit, kami ingin memastikan UMKM memiliki kompetensi dan kualitas produk yang mampu bersaing secara global,” imbuh Iwan.

Sebagai konferensi bisnis pertama dan terbesar yang diadakan J&T Express, J&T Connect Preneur Summit dihadiri oleh 500 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia.

Baca juga: OJK Tegaskan Program Penghapusan Utang Cuma untuk UMKM, Bukan Pinjol Ilegal

Dengan menghadirkan 14 pembicara, termasuk perwakilan pemerintah dan pakar, acara ini membahas isu-isu strategis seperti tren social commerce, tantangan UMKM selama satu dekade terakhir, strategi finansial, hingga penerapan nilai keberlanjutan dalam bisnis.

Selain itu, J&T Express juga menyediakan booth exhibition dari mitra strategis seperti BCA, Midtrans, Sirclo, dan Amartha, yang membuka peluang kolaborasi bagi peserta untuk memperluas jaringan mereka. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

45 mins ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

5 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

14 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

15 hours ago