Categories: Perbankan

Cara CIMB Niaga Optimalkan Transaksi Digital

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mengoptimalkan layanan BizChannel@CIMB untuk memfasilitasi transaksi perbankan digital bagi nasabah bisnis atau korporasi.

Sepanjang 2022, BizChannel@CIMB telah melayani 97 juta transaksi finansial, tumbuh 50,1% secara Year on Year (YoY). Jumlah nilai transaksi yang dilakukan juga naik menjadi Rp4.015 triliun atau naik 14,5% dari tahun sebelumnya.

Direktur Business Banking CIMB Niaga Rusly Johannes mengatakan, pertumbuhan positif pada transaksi BizChannel@CIMB sejalan dengan inovasi teknologi dan fitur yang dilakukan untuk memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi nasabah dalam bertransaksi secara digital.

Ekspansi dan penetrasi ke komunitas bisnis dari berbagai industri pun semakin menambah nasabah yang terhubung dalam ekosistem digital CIMB Niaga.

Melalui platform internet banking BizChannel@CIMB yang dilengkapi mobile banking BizChannel@CIMB Mobile, pihaknya menghadirkan solusi pengelolaan keuangan perusahaan yang praktis dan komprehensif bagi nasabah bisnis.

“Dengan mengandalkan teknologi terkini dan layanan yang lengkap, nasabah dapat bertransaksi secara efektif dan efisien dari mana saja dan kapan saja sehingga aktivitas bisnis semakin lancar,” kata Rusly di Jakarta, Kamis (16/3/2023).

Di sisi lain, CIMB Niaga terus berupaya meningkatkan customer experience dengan menghadirkan berbagai fitur BizChannel@CIMB untuk menjawab kebutuhan nasabah bisnis, baik skala kecil menengah (BizChannel@CIMB for Business) maupun skala besar atau Corporate (BizChannel@CIMB for Enterprise).

Beragam layanan dapat dinikmati nasabah mulai dari layanan Cash Management, Trade Finance, hingga Foreign Exchange dengan beragam mata uang asing.

Untuk kebutuhan Cash Management, nasabah dapat mengakses informasi saldo dan mutasi rekening dalam berbagai mata uang secara real time, mengelola manajemen pembayaran domestik maupun internasional seperti pemindahbukuan, Sistem Kliring Nasional, RTGS, transfer domestik online, BI-Fast, serta remitansi.

CIMB Niaga juga telah mengimplementasikan fitur SWIFT GPI (Global Payment Innovation) untuk pengiriman dana ke luar negeri yang lebih cepat (sameday), aman dan dapat dilacak status transaksinya secara realtime.

Nasabah dapat melakukan pembayaran beragam tagihan rutin perusahaan seperti listrik, telepon, langganan TV kabel/internet, tiket pesawat, penerimaan negara (pajak dan non pajak), pembayaran secara massal (bulk) misalnya gaji karyawan, serta membuka deposito berjangka secara online lewat BizChannel@CIMB.

Selain itu tersedia juga fitur penunjang kegiatan perdagangan, seperti pembukaan Letter of Credit (L/C), penerbitan Bank Garansi, pengecekan outstanding fasilitas trade, hingga transaksi mata uang asing (Forex) dan lindung nilai (hedging).

Bagi nasabah dengan kebutuhan akses yang lebih fleksibel, dapat memilih aplikasi mobile banking, yaituBizChannel@CIMB Mobile. Aplikasi ini menawarkan kemudahan dalam mengatur proses persetujuan transaksi dan memonitor status transaksi langsung dari smartphone.

“Kami akan terus berinovasi dalam menghadirkan beragam kemudahan transaksi dan sistem keamanan berlapis untuk mendukung pertumbuhan bisnis nasabah. Harapan kami, kebutuhan bisnis perusahaan dapat terjawab dengan BizChannel@CIMB sebagai platform berbasis regional yang aman dan dapat diandalkan,” pungkasnya.(*)

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago