Ilustrasi: Gedung BSI/istimewa
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI memprediksi halal lifestyle di Indonesia akan terus berkembang pesat seiring dengan pertumbuhan ekonomi Islam dunia. Ini terlihat dari belanja konsumen naik 9,5 persen secara tahunan menjadi USD2,29 triliun di 2022.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan bahwa BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia memiliki aspirasi untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat gravitasi syariah global.
Untuk mendukung hal itu, BSI akan menggelar BSI International Expo 2024 pada 20-23 Juni 2024 sebagai pameran ekosistem keuangan syariah dan gaya hidup halal berskala internasional pertama di Indonesia.
Baca juga: Gelar Pameran Internasional, BSI Siap Boyong Buyer dari 14 Negara
Wisnu berharap, dengan adanya gelaran BSI International Expo 2024 dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan dunia terhadap gelaran pameran berskala besar tentang industri dan gaya hidup halal atau halal lifestyle.
“Pameran ini akan diikuti oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional dan mitra perusahaan. Terdapat sekitar 196 booth yang saat ini sudah terisi 100 persen,” ucap Wisnu dalam Konferensi Pers di Jakarta, 14 Mei 2024.
Adapun, BSI juga menghadirkan sejumlah pelaku bisnis mancanegara, diantaranya dari Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Tajikistan, dan Turki. Perseroan juga melengkapi rangkaian event BSI International Expo 2024 dengan agenda Dinner with Ambassador.
Baca juga: Bank Syariah Didorong Jaga Ketahanan dan Pertumbuhan Berkelanjutan
Tidak hanya pameran dan business matching, BSI International Expo 2024 juga bertujuan untuk meningkatkan literasi terhadap industri halal.
Melalui rangkaian acara seminar industri halal, pakar industri, akademisi, dan pembuat kebijakan akan berdiskusi dan memberikan wawasan, best practice, serta rekomendasi strategi untuk mendorong pertumbuhan pasar halal yang berkelanjutan. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More