CSR

Cara BNI Sekuritas Genjot Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda

Jakarta – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) menegaskan komitmennya untuk mendukung literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan target regulator mencapai lebih dari 50 persen literasi jasa keuangan pada akhir 2023 dan mencapai 90 persen inklusi keuangan pada 2024.

Komitmen ini ditunjukkan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) “We Move, We Share, We Care” yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah beberapa waktu lalu.

Selain turut mendorong upaya pemerintah dalam hal meningkatkan literasi dan keuangan Indonesia, BNI Sekuritas juga aktif mendukung pendidikan Indonesia dengan cara memberikan beasiswa sebesar Rp350 juta.

Beasiswa akan disalurkan melalui Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) untuk mahasiswa di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Baca juga: Begini Cara BCA Life Genjot Literasi Keuangan Generasi Muda

Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo mengungkapkan bahwa program CSR ini merupakan aksi BNI Sekuritas dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Selain itu, mendorong pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang terarah.

“Kami juga berupaya untuk mendukung perluasan kesempatan akses pendidikan Indonesia agar dapat menciptakan generasi muda yang berkualitas,” ujarnya

Tingkatkan Minat Mahasiwa Investasi di Pasar Modal

BNI Sekuritas bekerja sama dengan KSE, PT UBS Sekuritas Indonesia (UBSSI), Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI UIN Syarif Hidayatullah, dan RUmah BAHagia (RUBAH) untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai kegiatan, yaitu Investment Games, Business Coaching, Career Coaching, dan Sosialisasi Menabung Sejak Dini.

Direktur Operasional dan Direktur Pembina CSR BNI Sekuritas Yoga Mulya menjelaskan, bahwa kegiatan Investment Games bertujuan memfasilitasi minat mahasiswa terhadap investasi di pasar modal Indonesia.

Sedangkan pada kegiatan Business Coaching dan Career Coaching, diharapkan memberikan panduan bagi mahasiswa yang ingin mulai mengembangkan bisnis dan menentukan tujuan karir, terutama di pasar modal.

“Tak kalah penting, BNI Sekuritas bersinergi dengan BNI KCP UIN Syarif Hidayatullah dalam memperkenalkan produk perbankan, memberikan akses pada produk keuangan, dan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini kepada 20 siswa Sekolah Dasar (SD) dari RUBAH, sebuah lembaga yang memberikan pendidikan dan perlindungan bagi anak-anak yang membutuhkan,” tambah Yoga.

Baca juga: Begini Cara Bank DKI Genjot Literasi Keuangan Syariah di RI

Di samping itu, BNI Sekuritas melakukan kegiatan Community Development (pemberdayaan masyarakat) yang sejalan dengan komitmen BNI Sekuritas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Inisiatif Community Development BNI Sekuritas berbentuk program daur ulang kertas bekas di mana BNI Sekuritas dan KSE memberikan ecobins yang ditempatkan di Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan UIN Syarif Hidayatullah.

“Kertas-kertas yang terkumpul akan diolah menjadi cat litter atau pasir kucing. Nantinya hasil yang didapatkan dari penjualan cat litter akan sepenuhnya dikelola oleh masyarakat guna mendukung peningkatan ekonomi mereka, namun tetap mengutamakan fungsi utamanya, yaitu mengurangi dampak sampah kertas terhadap lingkungan sekitar,” tutup Yoga. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago