Perbankan

Cara Bank Raya Dukung Akselerasi Ekonomi Digital di Indonesia

Poin Penting

  • Bank Raya mendorong akselerasi ekonomi digital melalui pendampingan delapan klaster unggulan dan lebih dari 200 klaster komunitas UMKM sepanjang 2025.
  • UMKM didorong mengadopsi Aplikasi Raya, termasuk integrasi QRIS dan fitur Saku Bisnis untuk memudahkan pembayaran dan pengelolaan operasional.
  • Layanan digital seperti kasir, mass transfer, dan payroll telah dimanfaatkan pelaku usaha di 23 kota di Indonesia.

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) atau Bank Raya terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui program pembinaan berbasis klaster usaha.

Program tersebut berupa pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan bisnis, terutama melalui adopsi layanan perbankan digital.

Baca juga: Lewat Program Ini, Bank Raya Catat Kenaikan Nasabah Baru hingga Lebih dari 113 Ribu Orang

Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan bahwa ekonomi digital menawarkan berbagai kemungkinan dan peluang yang dapat membantu bisnis dari semua skala pelaku usaha menjadi lebih tangguh dan tumbuh dengan cara yang lebih berkelanjutan.

“Pemberdayaan klaster unggulan dan klaster komunitas pelaku usaha ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk mendorong akselerasi ekonomi digital di berbagai daerah dengan memanfaatkan Aplikasi Raya sebagai mitra bertumbuh yang memudahkan mereka mengelola keuangan dan operasional usaha,” kata Bagus dalam keterangan resmi dikutip, Senin, 16 Februari 2026.

Bagus juga menambahkan literasi keuangan yang dilakukan oleh Bank Raya tidak hanya melalui pendampingan pada klaster unggulan dan komunitas melalui Community Branch, tapi juga sosialisasi melalui sosial media untuk menjangkau masyarakat lebih luas.

Baca juga: Lewat Ajang Ini, Volume Transaksi Kartu Digital Debit Visa Bank Raya Tembus 207 Juta

Adapun sepanjang 2025, Bank Raya telah mendampingi delapan klaster unggulan dan lebih dari 200 klaster komunitas lainnya, seperti pelaku usaha, pendidikan, komunitas, dan perdagangan.

Integrasi QRIS dan Fitur Saku Bisnis

Melalui pendampingan tersebut, pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai fitur di Aplikasi Raya, termasuk integrasi QRIS Bank Raya dengan Saku Bisnis. Fitur ini memungkinkan penyediaan beragam metode pembayaran sehingga memudahkan transaksi konsumen.

Bank Raya juga mengembangkan fitur Saku Bisnis dengan fasilitas kasir untuk pengelolaan operasional yang lebih praktis. Selain itu, tersedia fitur mass transfer untuk pengiriman dana ke sepuluh rekening tujuan secara real-time.

Baca juga: Cara Bank Raya Perkenalkan Fitur dan Inovasi Digital ke Masyarakat

Pelaku usaha juga dapat melakukan transaksi payroll, pembayaran kepada pemasok, serta membuka hingga lima rekening Saku Bisnis. Layanan QRIS Bisnis Bank Raya telah dimanfaatkan pelaku usaha di 23 kota di Indonesia. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jika NPL Itu Tindak Pidana, Tutup Saja Banknya, Pak Presiden

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank ADA satu kegilaan yang sedang menjadi mode di… Read More

34 mins ago

BTN Gelar BTN Run 2026 for Charity Jadi Aksi Nyata untuk Negeri

Dalam gelaran BTN Run 2026 for Charity ini, donasi dihitung berdasarkan dua komponen utama, yaitu… Read More

7 hours ago

Presiden Prabowo Kunjungan Kenegaraan ke Jepang, Bahas Investasi hingga Energi

Poin Penting Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang untuk memperkuat hubungan bilateral. Pertemuan dengan… Read More

9 hours ago

Transaksi SPKLU PLN Pecah Rekor, Tembus 18.088 Kali saat Musim Mudik Lebaran 2026

Poin Penting Transaksi SPKLU PLN mencetak rekor 18.088 kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H,… Read More

11 hours ago

Indeks Infobank15 Turun Tipis, Pergerakan Saham Bank Masih Variatif

Poin Penting IHSG turun 0,94% dan seluruh indeks utama kompak melemah. Indeks INFOBANK15 terkoreksi 1,87%… Read More

12 hours ago

Berikut 5 Saham Pemicu Melemahnya IHSG Sepekan

Poin Penting IHSG turun 0,14% dan kapitalisasi pasar BEI melemah ke Rp12.516 triliun. BBNI, EMAS,… Read More

12 hours ago