Perbankan

Cara Bank DBS Genjot Digitalisasi Rantai Pasok B2C

Jakarta – Digitalisasi dalam industri ritel tidak hanya diperlukan dalam kegiatan antara penjual dengan pembeli (business-to-consumer atau B2C), tetapi juga dibutuhkan dalam proses antar bisnis. Salah satunya terkait supply chain atau rantai pasok.

Dengan digitalisasi rantai pasok, perusahaan dapat mengelola proses pembelian, pengiriman, dan pembayaran kepada pemasok secara otomatis sehingga dapat mengurangi kesalahan data, mengoptimalkan persediaan, serta meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

Baca juga: BI: Penggunaan Local Currency Bantu Pelaku Bisnis Efisiensi Biaya Transaksi

Namun, di satu sisi terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh industri ritel dalam menangani pemasok, di antaranya memproses data secara manual sehingga berpotensi menyebabkan kesalahan data.

Dan juga pembayaran dana yang diproses menggunakan sistem yang belum terintegrasi sehingga harus berpindah platform yang berpotensi mengalami penundaan (tidak otomatisasi dan tidak real-time).

Memahami tantangan tersebut, Bank DBS Indonesia menghadirkan DBS IDEAL CONNECT sebagai layanan pembayaran atau pemindahan dana berbasis host-to-host (H2H) dari sistem bank ke nasabah korporasi serta pemasok yang digunakan nasabah.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menjadi salah satu perusahaan ritel yang telah mengadopsi DBS IDEAL CONNECT untuk proses transaksi yang lebih efisien, terintegrasi, dan transparan dengan pemasok.

Supplier Payment Service (SPS) yang dapat diakses melalui DBS IDEAL CONNECT menjadi solusi bagi nasabah korporasi yang memanfaatkan otomatisasi sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat.

Baca juga: SNAP Percepat Integrasi Sistem Pembayaran Digital

Head of Global Transactions Services PT Bank DBS Indonesia Dandy Pandimengatakan, pihaknya merasa senang dapat bermitra dengan Alfamart dan menghadirkan layanan inovatif seperti Supplier Payment Service melalui DBS IDEAL CONNECT sehingga membuat seluruh proses pembiayaan dengan para pemasok menjadi lebih ringkas.

“Dengan solusi DBS IDEAL CONNECT, proses pembayaran kepada pemasok dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan transparan karena adanya otomatisasi pemrosesan data dan integrasi sistem pemindahan dana,” jelasnya, dikutip Senin, 7 Agustus 2023.

Sejak 2021, Bank DBS Indonesia menyediakan layanan DBS IDEAL CONNECT bagi Alfamart dalam menyederhanakan proses transaksi dengan pemasoknya. 

Saat ini, kata dia fitur DBS IDEAL CONNECT menghadirkan beragam kemudahan dan kenyamanan melalui solusi H2H untuk transaksi pembayaran dan notifikasi pembayaran kepada pemasok sehingga nasabah dapat fokus dalam mengembangkan bisnis tanpa harus mengkhawatirkan proses kompleks yang terjadi di balik layar. 

Baca juga: Bank DKI Kedepankan Inovasi Transaksi Pembayaran Digital, Ini yang Sudah Dicapai

Treasury General Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Lana Pudjianto mengatakan, sejak menggunakan layanan DBS IDEAL CONNECT, proses pembayaran kepada pemasok semakin ringkas, efisien, dan transparan.

“Pengaturan pembayaran kepada pemasok yang ditangani oleh Bank DBS Indonesia telah memudahkan Alfamart untuk mengatur transaksi antara bisnis dan pemasok untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan rantai pasok perusahaan,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Harga Emas Antam Cs Naik Serentak, Ini Rincian Lengkapnya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More

40 mins ago

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp16.835 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Global

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

1 hour ago

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

1 hour ago

IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More

2 hours ago

OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More

2 hours ago

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More

3 hours ago