Jakarta – PT Capital Life Indonesia bekerjasama dengan Futuready insurance broker (futuready.com) untuk memasarkan produk mikronya secara online, salah satunya produk Capital Sakti.
Kepercayaan Capital Life terhadap salah satu broker asuransi tersebut, karena selain telah memegang lisensi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), broker tersebut menjadi pionir dalam bisnis asuransi secara online.
“Selama ini kita lebih condong pemasaran lewat bancasurance. Dengan kerjasama ini kita harapkan kedepan produk mikro kita bisa lebih mudah dijangkau oleh masyarakat karena mudah dan punya informasi yang lengkap disajikan dengan digital,” kata President Director Capital Life Indonesia, Antony Japari di Jakarta, Jumat, 21 Juli 2017.
Produk Capital Sakti sendiri kata Antony sangat murah. Dengan biaya Rp50.000 untuk satu tahun, punya manfaat perlindungan meninggal karena kecelakaan Rp30 juta, dan meninggal dunia alami Rp5 juta.
CEO & Presiden Director Futuready Insurance Broker, Sendy menuturkan, dengan kerjasama ini, membuat produk yang ditawarkan pihaknya lewat online akan semakin bervariatif.
Diharapkan pihaknya juga bisa menjembatani seluruh konsumen dengan adanya produk-produk yang murah dan tidak rumit untuk dipahami, seperti dari Capital Life.
“Kita sendiri tidak ingin memasarkan produk-produk yang rumit dan kita berharap ini menjadi nilai tambah buat konsumen,” jelasnya.(*)
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More