Jakarta – PT Capital Life Indonesia bekerjasama dengan Futuready insurance broker (futuready.com) untuk memasarkan produk mikronya secara online, salah satunya produk Capital Sakti.
Kepercayaan Capital Life terhadap salah satu broker asuransi tersebut, karena selain telah memegang lisensi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), broker tersebut menjadi pionir dalam bisnis asuransi secara online.
“Selama ini kita lebih condong pemasaran lewat bancasurance. Dengan kerjasama ini kita harapkan kedepan produk mikro kita bisa lebih mudah dijangkau oleh masyarakat karena mudah dan punya informasi yang lengkap disajikan dengan digital,” kata President Director Capital Life Indonesia, Antony Japari di Jakarta, Jumat, 21 Juli 2017.
Produk Capital Sakti sendiri kata Antony sangat murah. Dengan biaya Rp50.000 untuk satu tahun, punya manfaat perlindungan meninggal karena kecelakaan Rp30 juta, dan meninggal dunia alami Rp5 juta.
CEO & Presiden Director Futuready Insurance Broker, Sendy menuturkan, dengan kerjasama ini, membuat produk yang ditawarkan pihaknya lewat online akan semakin bervariatif.
Diharapkan pihaknya juga bisa menjembatani seluruh konsumen dengan adanya produk-produk yang murah dan tidak rumit untuk dipahami, seperti dari Capital Life.
“Kita sendiri tidak ingin memasarkan produk-produk yang rumit dan kita berharap ini menjadi nilai tambah buat konsumen,” jelasnya.(*)
Poin Penting Anggota Aprindo menegaskan selalu patuh terhadap semua aturan dan prosedur lokal saat membuka… Read More
Poin Penting Bank Jambi menelusuri gangguan sistem yang menyebabkan kerugian nasabah dan menurunkan tim audit… Read More
Poin Penting Asia Pasifik menyumbang 27 persen dari total insiden siber global pada 2025 dengan… Read More
Poin Penting Bank Jateng percepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor dengan target 100.000 unit tahun ini.… Read More
Poin Penting RedDoorz membidik kenaikan pendapatan 20 persen menjelang Lebaran 2026. Kota seperti Garut, Tasikmalaya,… Read More
Poin Penting Rupiah melemah dibuka di Rp16.788 per dolar AS turun 0,17 persen dari penutupan… Read More