Di sisi lain, hasil penerbitan Samurai Bond senilai 100 miliar yen (sekitar Rp12 triliun) oleh pemerintah pada 8 Juni 2017 diharapkan bisa ikut menambah likuiditas perbankan. Sementara, pertumbuhan kredit perbankan terlihat masih belum melaju kencang karena masih adanya kekhawatiran mengenai potensi risiko kredit
Rata-rata suku bunga deposito bank acuan pada akhir Mei 2017 mencapai 5,91 persen, turun 5 basis points (bps) dari posisi bulan sebelumnya. Hal serupa terjadi pada rata-rata suku bunga minimum yang turun 3 bps ke 5,01 persen. Sedangkan, suku bunga maksimum tercatat mengalami penurunan terbesar, yaitu sebanyak 7 bps, menjadi 6,80 persen.
Baca juga: Stabilitas Ekonomi Bawa Indonesia ke Level Investment Grade
Sementara itu, suku bunga maksimum simpanan valas dari bank benchmark naik 3 bps pada bulan Mei setelah terjadi peningkatan sebesar 1 bps pada bulan sebelumnya. “Tren penurunan suku bunga pasar saat ini mulai melandai dan menjelang akhir tahun 2017 diperkirakan terdapat potensi suku bunga simpanan untuk sedikit meningkat karena perbaikan aktivitas ekonomi,” ucap Doddy.
Di samping itu, faktor bulan puasa dan Hari Raya Lebaran juga mulai memicu bank untuk menaikkan suku bunganya guna memenuhi kebutuhan likuiditas. Perlu dicermati juga kebutuhan likuiditas valas yang suku bunganya mulai berada dalam tren meningkat. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More