Paul mengatakan, dana capex HM Sampoerna tersebut hanya untuk digunakan kegiatan operasional perseroan. Seperti misalnya upgrade mesin pabrik dan pembaharuan kantor. “Jadi untuk operasional saja, bisnis support,” imbuhnya.
Sementara untuk tahun ini perseroan juga sudah menyiapkan capex dengan besaran yang sama yakni Rp1 triliun. Pihaknya yakin capex tersebut akan terserap habis hingga akhir tahun.
(Baca juga: Kuartal III, Pendapatan Bersih HM Sampoerna Rp31,8 Triliun)
Sekadar informasi, Paul hari ini telah resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai Presiden Direktur HM Sampoerna dan digantikan oleh Mindaugas Trumpaitis. Paul saat ini memegang posisi sebagai manajemen senior di induk perusahaan PMI. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More