News Update

Pemilik Baru Bank Ina Belum Dapat Izin Dari OJK

Jakarta – PT Bank Ina Perdana Tbk mengaku belum mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan perubahan pemegang saham pengendali (PSP). Di mana dua pemegang saham pengendali yakni Oki Widjaja dan PT Philadel Terra Lestari akan mengalihkan sahamnya kepada PSP baru.

“Dana rigths issue belum dimasukan ke modal inti kami karena dana dari investor baru belum diizinkan OJK,” ujar Direktur Utama Bank Ina Perdana, Edy Kuntardjo, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 10 April 2017.

Dengan belum adanya izin dari OJK mengenai pemegang saham pengendali baru Bank Ina, maka kata dia, saat ini PSP BINA tetap berada pada PT Philadel Terra Lestari dan Oky Widjaja. Rencananya, dana hasil rights issue ini akan digunakan untuk meningkatkan modal inti sehingga menjadi Bank BUKU II.

Sebagai informasi, Bank Ina telah melakukan penambahan modal melalui penawaran umum dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan 2,93 miliar saham baru pada Maret 2017. Jumlah saham baru itu setara 51,81 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan Rp240 per saham, sehingga perseroan meraup Rp703,05 miliar.

Dari aksi tersebut terjadi perubahan pemegang saham pengendali. Di mana Oki Widjaja dan PT Philadel terra Lestari sebagai pemegang saham pengendali telah menyatakan tidak akan melaksanakan dan akan mengalihkan HMETD yang menjadi haknya dalam PUT II.

Oki Widjaja sendiri akan mengalihkan sebanyak 117,22 juta HMETD kepada Xtera Pte, Ltd. Sedangkan PT Philadel Terra Lestari akan mengalihkan sebanyak masing-masing 292,94 juta HMETD kepada dua pemegang saham pengendali baru yakni PT Equator Capital Partners dan PT Indolife Pensiontama. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham ADMR, ANTM, ARCI, dan HRUM

Poin Penting Secara teknikal, IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan ke kisaran 8.440–8.503, namun tetap perlu mewaspadai… Read More

35 mins ago

Menyudahi Kepemimpinannya di INA, Ke Mana Kiprah Ridha Wirakusumah Selanjutnya?

Poin Penting Ridha Wirakusumah resmi menuntaskan masa jabatan sebagai CEO INA pada 15 Februari 2026,… Read More

2 hours ago

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

4 hours ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

9 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

9 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

10 hours ago