Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengungkapkan, Panitia Seleksi (Pansel) telah memberikan daftar nama Calon Anggota Dewan Pengawas (Dewas) dan Calon Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Periode 2021-2026. Dimana Masa Jabatan Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan akan berakhir pada 19 Februari 2021 mendatang.
Sejumlah nama para Calon Anggota Direksi dan Dewas BPJS Kesehatan telah ditindaklanjuti dengan pengajuan kepada DPR melalui surat Presiden nomor R-51/Pres/12/2020 dan R-52/Pres/12/2020, tanggal 29 Desember 2020 dan diterima Sekretariat Jenderal DPR pada 30 Desember 2020.
Kepada DPR, Mensesneg mengharapkan untuk segera menindaklanjuti proses pemilihan Calon Anggota Dewas dan Calon Anggota Direksi BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
“Kami sangat mengharapkan DPR untuk segera menindaklanjuti pemilihan Calon Anggota Dewas dan Anggota Direksi dalam waktu yang cepat ini,” ucap Pratikno melalui kanal Youtube Kementerian Sekretariat Negara RI, Kamis Malam 7 Januari 2021.
Pansel Calon Anggota Dewas dan Calon Anggota Direksi yang diketuai oleh Suminto bersama tujuh anggota lainnya, menyerahkan nama-nama hasil seleksi ke Presiden pada 16 Desember 2020.
Untuk Calon Anggota Direksi BPJS Kesehatan, Pansel menyampaikan kepada Presiden sebanyak 16 nama untuk dipilih masuk dalam jajaran direksi yaitu:
1. Lily Kresnowati
2. Edwin Aristiawan
3. Ali Ghufron Mukti
4. Yulherina
5. Evi Afiatin
6. David Bangun
7. Mahlil Ruby
8. M. Yani
9. Andi Afdal
10 Albertus Kurniadi
11. Mundiharmo
12. Arief Witjaksono Juwono Putro
13. Ari Dwi Aryani
14. Eddy Sulistijanto
15. Fachrurrazi
16. Fadlul Imansyah
Sedangkan untuk nama Calon Anggota Dewas BPJS Kesehatan yang dipilih mewakili berbagai unsur.
Unsur Pemerintah:
1. Alexander Zulkarnain
2. Regina Marina Wiwieng
3. Achmad Yurianto
Untuk unsur Pekerja:
1. Indra Yana
2. James Sagala
3 Eduard Parsaulian Marpaung
4. Siruaya Utamawan
Unsur Pemberi Kerja:
1. Tri Andhi Suprihartono
2. Iftida Yasar
3. Misbahul Munir
4. Inda Deryanne Hasman
Unsur Tokoh Masyarakat:
1. Ibnu Nasser Arrohimi
2. H.M. Zulfikar
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More
Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More
Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More