Keuangan

Cakrawala Proteksi On Track Capai Target Bisnis

Jakarta – Asuransi Cakrawala Proteksi (Capro) terus menggenjot bisnisnya untuk mencapai target premi yang ditetapkan sebesar Rp1,2 triliun sampai dengan akhir tahun 2018. Sampai dengan semester pertama tahun ini, Capro telah berhasil mengumpulkan premi sebesar Rp675 miliar atau 56% dari target yang ditetapkan.

Capaian premi tersebut tumbuh 14,79% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dimana Capro berhasil mengumpulkan premi sebesar Rp588 miliar. Untuk mengejar target premi Rp1,2 triliun tahun ini, Vice President Capro, Nicolaus Prawiro mengatakan Capro akan mengandalkan dua lini bisnis utamanya yaitu asuransi kebakaran dan asuransi kendaraan bermotor. Dua lini bisnis tersebut memiliki kontribusi terhadap premi perusahaan mencapai 94% sementara sisanya bersumber dari bisnis asuransi marine cargo, marine hull, engineering, dan liability.

Kendati optimis mencapai target, Nicolaus mengatakan kondisi perekonomian masih cukup menantang bagi pelaku bisnis asuransi umum. Kondisi ini akan memengaruhi harga kendaraan dan sparepart yang selanjutnya akan berdampak pada premi dan klaim.

“Kalau ekonomi seret, orang akan menahan diri membeli kendaraan. Kalau harga sparepart naik, dampaknya ke klaim yang meningkat. Akhir tahun biasanya akan lebih atraktif,” kata Nicolaus beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, bahwa pada akhir tahun biasanya akan ada banyak penutupan polis asuransi properti dari korporasi yang nominalnya cukup besar yang akan turut mendorong capaian premi perusahaan. Selain itu, untuk mendorong pertumbuhan bisnis, Capro terus melakukan ekspansi jaringan di seluruh Indonesia, termasuk meningkatkan kerjasama dengan perusahaan pembiayaan, broker, perbankan, dan agen. (Happy Fajrian)

Risca Vilana

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

2 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

7 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

7 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

9 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

19 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

19 hours ago