Moneter dan Fiskal

Cadangan Devisa Naik Beri Sentimen Positif Rupiah

Jakarta–Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (7/4) diperkirakan berpeluang menguat, lantaran adanya faktor-faktor yang memberikan sentimen positif pada laju Rupiah.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya, di Jakarta, Kamis, 7 April 2016. Menurutnya, rilis data cadangan devisa yang diumumkan hari ini akan memberikan sentimen penguatan terhadap Rupiah.

“Cadangan devisa yang diperkirakan naik, sehingga berpeluang menambah sentimen penguatan pada laju Rupiah,” ujar Rangga.

Selain itu, kata dia, harga minyak dunia yang mengalami kenaikan cukup tajam, juga membuat laju Rupiah untuk berpeluang menguat terhadap Dolar AS, kendati pada kemarin (6/4) harga minyak yang masih melemah telah menjadi penyebab lemahnya Rupiah.

“Rupiah melemah hingga penutupan Rabu sore walaupun hanya tipis. Di Asia hanya beberapa kurs yang melemah terhadap dolar kemarin. Harga minyak yang masih melemah diperkirakan menjadi penyebab lemahnya Rupiah,” tukasnya.

Namun demikian, lanjut Rangga, ruang penguatan laju Rupiah yang masih terbuka, juga sejalan dengan Surat Utang Negara (SUN) yang terus menguat. Investor terlihat masih menekan imbal hasil SUN untuk turun, pasca-pengumuman penurunan berbagai harga barang dan jasa yang diatur Pemerintah.

“Itu sekaligus meningkatkan peluang pemangkasan BI rate lebih lanjut,” tutup Rangga. (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

3 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

4 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

5 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

5 hours ago