Info Anda

Bussan Auto Finance Peroleh Fasilitas Pinjaman Berkelanjutan Senilai IDR300 Miliar dan USD12 Juta

Poin Penting

  • BAF memperoleh dua fasilitas pinjaman berkelanjutan dari Bank DBS Indonesia (IDR300 miliar) dan Bank Mizuho Indonesia (USD12 juta) sebagai komitmen pembiayaan berkelanjutan.
  • Dana digunakan untuk pembiayaan berdampak sosial dan lingkungan, termasuk dukungan bagi debitur perempuan, UMKM, kendaraan listrik, serta proyek sesuai prinsip Green Loan dan Social Loan.
  • Kerja sama ini menegaskan komitmen BAF terhadap keberlanjutan, sejalan dengan strategi pendanaan inklusif dan praktik ESG yang telah dijalankan perusahaan.

Jakarta – PT Bussan Auto Finance (BAF) berhasil memperoleh dua fasilitas pinjaman berjangka berkelanjutan (Sustainable Term Loan Facility) sebagai wujud komitmen dalam mendukung praktik pembiayaan berkelanjutan. Fasilitas ini diperoleh melalui kerja sama strategis dengan PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) dan PT Bank Mizuho Indonesia (Mizuho Indonesia), masing-masing senilai IDR300 miliar dan USD12 juta.

BAF menandatangani perjanjian dengan DBS Indonesia untuk fasilitas senilai IDR300 miliar pada 22 Desember 2025. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembiayaan yang memberikan dampak sosial dan lingkungan positif, khususnya mendukung debitur Perempuan, baik pengusaha perorangan maupun pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pembiayaan kendaraan listrik.

Selanjutnya, pada 31 Desember 2025, BAF juga menandatangani perjanjian dengan Mizuho Indonesia untuk fasilitas senilai USD12 juta. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendanai modal kerja proyek-proyek yang memenuhi kriteria sesuai Kerangka Keuangan Berkelanjutan BAF, yang sejalan dengan Prinsip Pinjaman Hijau (Green Loan Principles) dan Prinsip Pinjaman Sosial (Social Loan Principles).

Baca juga: Makin Dekat dengan BAF Friends di BAF Customer Loyalty Gathering

Kerja sama ini mencerminkan upaya BAF dalam mengintegrasikan praktik berkelanjutan ke dalam operasional perusahaan, khususnya dalam aspek pendanaan. Melalui fasilitas tersebut, BAF mendukung penyaluran pembiayaan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.

“Fasilitas pendanaan ini merupakan bagian penting dari komitmen BAF dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif,” ujar Akira Sugai, Vice President Director & CFO PT Bussan Auto Finance.

Melalui berbagai langkah berkelanjutan yang telah dijalankan, termasuk partisipasi dalam perdagangan karbon internasional di Bursa Efek Indonesia tahun lalu, BAF terus melanjutkan perannya sebagai perusahaan pembiayaan yang mendukung praktik berkelanjutan.

Tentang PT Bussan Auto Finance (BAF)

PT Bussan Auto Finance (“BAF”) (Kode Emiten: BAFI) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembiayaan yang didirikan sejak tahun 1997 dan berkonsentrasi pada pembiayaan sepeda Motor Baru Yamaha. Pemegang saham pengendali BAF ialah Mitsui & Co., Ltd. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan kebutuhan masyarakat, BAF kini menyediakan solusi bagi berbagai kebutuhan masyarakat dengan melayani pembiayaan sepeda Motor Baru Yamaha, pembiayaan sepeda Motor Bekas Berkualitas, pembiayaan Mobil Baru, pembiayaan Elektronik & Furnitur, pengajuan dana tunai yang memanfaatkan BPKB motor atau mobil (BAF Dana Syariah), dan pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BAF telah terdaftar dalam Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan Biro Kredit. Dalam melaksanakan kegiatan bisnisnya BAF berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: https://www.baf.id/

Galih Pratama

Recent Posts

Ikuti Jejak Sang Induk, BRI Finance Kini Punya Logo Baru

Poin Penting BRI Finance resmi mengganti logo pada 13 Januari 2026 sebagai bagian dari penyesuaian… Read More

13 mins ago

Target Zero Case 2026 Tercoreng, DPR Soroti Keracunan Menu MBG

Poin Penting Kasus keracunan menu MBG kembali terjadi di sejumlah daerah, meski BGN menargetkan zero… Read More

1 hour ago

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Suap Pajak ke Ditjen Pajak Kemenkeu

Poin Penting KPK mendalami dugaan aliran uang suap pajak dari tersangka ke sejumlah pihak di… Read More

1 hour ago

DJP Kantongi Rp25,4 Miliar dari Pengemplang Pajak

Poin Penting DJP berhasil menagih utang pajak Rp25,4 miliar dari penanggung pajak berinisial SHB, termasuk… Read More

2 hours ago

Asing Net Buy Rp1,09 Triliun, Ini 5 Saham yang Paling Banyak Diborong

Poin Penting Investor asing kembali agresif masuk pasar saham dengan net foreign buy Rp1,09 triliun… Read More

2 hours ago

Central Data Technology Raih AWS Premier Tier Partner

Poin Penting CDT raih status AWS Premier Tier Partner pada Desember 2025, predikat tertinggi dalam… Read More

2 hours ago