Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak menguat dengan dibuka naik 13,453 poin atau 0,26% ke level 5.112,986 pada perdagangan Rabu, 13 Juli 2016. Sementara indeks LQ45 bergerak naik 3,353 poin atau 0,38% ke level 880,518.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, bursa global sendiri kembali melanjutkan rally dalam tiga hari terakhir dengan Dow dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru setelah menguat sekitar 0,7% semalam.
Penguatan bursa global juga didorong oleh rebound signifikan harga minyak semalam yang kembali membawa harga minyak WTI ke level USD46,8/barel setelah sempat menyentuh level terendah dalam 2 bulan terakhir di USD44,6/barel.
Lonjakan harga minyak semalam juga memicu rally di komoditas lainnya seperti Nikel (+4.4%) dan Timah (+0.6%).
Pagi ini, bursa Asia dibuka mixed dengan kecenderungan menguat terutama bursa Jepang yang kembali menguat melanjutkan rally-nya dalam tiga hari terakhir.
Seddangkan berbicara Rupiah, pagi ini dibuka menguat ke level Rp13,088/USD, level terkuat dalam empat bulan terakhir.
Dengan kondisi itu, IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan penguatannya hari ini dengan mining sektor menjadi leading mover. Namun demikian, potensi profit taking di beberapa sektor yang telah menguat signifikan seperti sektor banking dapat terjadi hari ini. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More