Pergerakan Saham; Diawasi BEI. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–Saham PT Multipolar Tbk (MLPL) dan PT Petrosea Tbk (PTRO) saat ini tengah dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pengawasan tersebut dilakukan karena kedua saham perusahaan tersebut mengalami peningkatan harga dan aktivitas saham yang diluar kebiasaan (unusual market activity/UMA).
“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham MLPL dan PTRO, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan saham ini,” kata Ka Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy, di Jakarta, Senin, 21 Maret 2016.
Pihak bursa meminta kepada para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa serta mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya
“Para investor juga harus mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,” tegasnya.
Pengumuman UMA sendiri tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Tercatat, hingga penutupan perdagangan hari ini harga saham PTRO meningkat 12,77% atau naik Rp60 menjadi Rp530 per saham dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya. Sedangkan saham MLPL malah turun Rp3 atau 0,86% ke level Rp345 per saham dari sebelumnya Rp348 per saham. (*) Dwitya Putra
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More