Keuangan

Buntut Kasus Indosurya, Kini Giliran Entitas Usahanya Diperiksa OJK

Jakarta – Buntut dari kasus gagal bayar yang dilakukan oleh Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya kepada para anggotanya, memicu salah satu entitas usaha KSP Indosurya turut masuk dalam pengawasan khusus Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan bahwa entitas tersebut adalah PT Sarana Majukan Ekonomi Finance atau sebelumnya bernama Indosurya Inti Finance, dimana saat ini pemegang saham pengendali anak usaha tersebut sedang dalam pemeriksaan.

“Pengawasan ini dilakukan secara intensif terhadap aktivitas usaha dari PT Sarana Majukan Ekonomi Finance dengan melakukan tindakan-tindakan pengawasan yang diperlukan terkait dengan permasalahan dari KSP indosurya termasuk juga pemegang saham pengendali saudara Henry Surya,” ucap Ogi di Jakarta, 27 Februari 2023.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa OJK telah mengambil tindakan tegas dengan meminta direksi, komisaris, hingga pemegang saham pengendali dalam melakukan tindakan quality action yang mencakup prinsip-prinsip penerapan risiko dan tata kelola.

Berdasarkan hal itu, disampaikan pula oleh OJK bahwa PT Sarana Majukan Ekonomi Finance hingga saat ini telah memenuhi langkah-langkah perbaikan dan OJK juga terus melakukan monitoring terhadap hal tersebut.

“Selain itu secara umum PT Sarana Majukan Ekonomi Indonesia sudah melakukan langkah perbaikan, namun demikian saat ini masih dalam monitoring secara intensif progress langkah-langkah perbaikan yang masih berjalan,” imbuhnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

29 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago