UMKM; Topang ekonomi RI. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Bank Indonesia (BI) mendukung pemerintah terkait industri perbankan dalam memberikan kredit kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui program subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan program tersebut, diharapkan bunga kredit untuk UMKM menjadi 9% pada 2016.
“Kita sambut baik pemerintah berikan dukungan melalui bunga KUR 9% pada 2016. Kita sambut baik pemerintah memberikan subsidi bunga tanpa meminta penurunan bunga dari bank,” ujar Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo di Jakarta, Senin, 14 Desember 2015.
Dia menilai, penurunan bunga KUR tersebut merupakan insentif yang tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang dipatok 5,2%-5,6% pada 2016 mendatang. Pasalnya, dalam ke depannya pertumbuhan ekonomi akan ditopang oleh sektor UMKM yang memiliki daya tahan kuat.
“Ini harus kita dorong karena pertumbuhan ekonomi ke depan dtopang oleh UMKM. kalau UMKM bisa diberi stimulus dengan baik diperkirakan UMKM akan menyumbang 1% bagi pertumbuhan ekonomi kita,” tukasnya.
Sementara itu, BI mencatat penyaluran kredit UMKM per September 2015 mencapai Rp715,4 triliun (9,1% yoy) atau mengalami peningkatan dari Agustus yang senilai Rp710,1 triliun.
Sedangkan penyaluran kredit perbankan hingga bulan September mencapai Rp3.987 triliun. Pertumbuhan kredit secara keseluruhan tercatat sedikit meningkat sebesar 10,9% (yoy) pada bulan September dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 10,8% (yoy) atau senilai Rp3,915 triliun. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More
Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More