Jakarta–Bank Indonesia (BI) berencana untuk menurunkan batas maksimum (capping) suku bunga kartu kredit dalam waktu dekat ini. Langkah ini berpotensi menyebabkan bunga kartu kredit turun. Karenanya, perbankan pun diminta untuk mempersiapkan diri terkait relaksasi kebijakan tersebut.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Deputi Gubernur BI, Ronald Waas, di , Jakarta, Rabu, 9 November 2016. Menurutnya, sejauh ini pihaknya sudah melakukan diskusi dengan perbankan terkait rencana capping bunga kartu kredit.
“Kita sudah diskusi. BI kasih waktu 6 bulan mempersiapkan diri setelah 6 bulan nanti kita akan review lagi,” ujar Ronald.
Sebagai informasi, rencana penurunan batas maksimum suku bunga kartu kredit ini bertujuan untuk mendorong penggunaan transaksi nontunai. Di mana selama ini, bunga kartu kredit masih tergolong tinggi, sehingga BI sebagai regulator di sistem pembayaran perlu melakukan review kebijakan.
Nantinya, setelah penurunan batas maksimum bunga kartu kredit diputuskan, maka bunga kartu kredit akan menjadi 2,24% per bulan atau maksimal 26,95% per tahun. Kebijakan ini tak lain untuk mendorong penggunaan transaksi nontunai khususnya kartu kredit.
Peraturan terkait penurunan batas maksimum suku bunga kartu kredit, dari saat ini yang sebesar 2,95% per bulan atau 35% per tahun, diharapkan dapat segera terbit dalam waktu dekat ini. Nantinya penurunan batas maksimum suku bunga kartu kredit tersebut akan tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI). (*) (Baca juga : Penurunan Capping Bunga Kartu Kredit Masuk Tahap Finalisasi)
Editor: Paulus Yoga
Jakarta – Bank Mandiri terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama momen… Read More
Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah. Saat penutupan… Read More
Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menegaskan pentingnya kesiapan Kementerian Kesehatan… Read More
Jakarta - Menjelang Lebaran 2025, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM)… Read More
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik… Read More
Jakarta – PT PLN (Persero) mengimbau pelanggan untuk memastikan listrik di rumah dalam kondisi aman… Read More