News Update

Bunga Deposito Turun, Pertumbuhan DPK Melambat di Mei 2018

Jakarta – Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Mei 2018 terjadi perlambatan. Bank Indonesia (BI) mencatat, total DPK di Mei 2018 mencapai Rp5.141 triliun, atau tumbuh 5,4 persen (yoy), Iebih rendah dibandingkan pertumbuhan dibulan sebelumnya sebesar 7,4 persen (yoy) atau tercatat Rp5.141,8 triliun yang lebih disebabkan adanya tren penurunan suku bunga simpanan (deposito).

Seperti dikutip dari data uang beredar BI, di Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018 menyebutkan, melambatnya pertumbuhan DPK tersebut bersumber dari DPK berdenominasi rupiah dan valas yaitu pada jenis simpanan giro dan simpanan berjangka. Pertumbuhan DPK yang melambat di Mei 2018 ini juga seiring dengan adanya peningkatan kebutuhan masyarakat sebagaimana Survei Konsumen BI.

Menurut Survei Konsumen BI, rasio konsumsi dan cicilan terhadap pendapatan mengalami peningkatan, sementara proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) tercatat mengalami penurunan.

Berdasarkan jenis simpanannya, perlambatan DPK terjadi pada instrumen giro dan simpanan berjangka. Pada Mei 2018 Giro tercatat tumbuh sebesar 3,1 persen (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 7,4 persen (yoy). Perlambatan tersebut utamanya berasal dari golongan nasabah korporasi di wilayah DKI Jakarta dan Sumatera Selatan (Sumsel).

Sementara pertumbuhan simpanan berjangka tercatat mengalami perlambatan dari 5 persen (yoy) pada April 2018 menjadi 2 persen (yoy) yang terutama untuk golongan nasabah perseorangan di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Namun demikian, tabungan tercatat mengalami peningkatan pertumbuhan dari 10,8 persen (yoy) pada April 2018 menjadi 12,3 persen (yoy) di Mei 2018.

Menurut data Bank Sentral, dampak peningkatan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate terhadap suku bunga simpanan berjangka terlihat masih terbatas. Akan tetapi perkembangan suku bunga simpanan sampai dengan Mei 2018 tercatat masih melanjutkan dampak penurunan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate di periode sebelumnya.

Pada bulan Mei 2018, rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 3, 6, 12 dan 24 bulan pada periode tersebut masing-masing tercatat sebesar 5,79 persen, 6,14 persen, 6,34 persen, dan 6,74 persen, atau menurun bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 5,83 persen, 6,16 persen, 6,37 persen, dan 6,78 persen. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Kerentanan Tertanggung: Ujian Nyata Kehati-hatian Asuransi

Oleh Rizky Triputra, Anggota Komunitas Penulis Asuransi indonesia (Kupasi) CHARTERED Insurance Institute (CII), sebuah lembaga… Read More

7 mins ago

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

4 hours ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

5 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

9 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

9 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

9 hours ago