Perbankan; Bunga kompetitif. (Foto: Erman)
Yogyakarta–Daya saing industri diyakini akan meningkat jika para pengusaha memperoleh sumber pembiayaan yang murah.
Menteri Perindustrian Saleh Husein mengungkapkan hal tersebut dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah dengan tema “Mempercepat Peningkatan Daya Saing Industri dan Pariwisata untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutaan”. Ia mengatakan, selama ini dibandingkan dengan negara tetangga, bunga bank di Indonesia termasuk tinggi.
“Di antara negara tetangga kita kan masih termasuk tinggi. Khusus untuk industri, tentu dengan bunga bank yang kompetitif. Ya artinya bisa lihat negara tetangga singapura hanya 4-5%. Malaysia 5-6%. Kan harus tidak harus lebih murah, tetapi kompetitif. Kalalu enggak, akan pilih pinjam dari luar,” kata Saleh Husein di Yogyakarta, Jumat, 13 November 2015.
Selain itu, untuk mengembangkan industri dibutuhkan ketersediaan energi dengan harga yang kompetitif. Pengembangan industri juga membutuhkan ketersediaan infrastruktur baik itu infrastruktur pelabuhan laut maupun udara serta infrastruktur untuk energinya.
“Termasuk nanti secara bertahap kita tahu selama ini hampir 60-70% bahan baku masih ekspor. Tentu secara bertahap kita kurangi bahan baku itu kita buat di dalam negeri salah satu adalah dengan menumbuhkan industri untuk penghasil bahan baku yaitu industri hulu maupun intermedien. Semuanya prioritas,” tandas Husein. (*) Ria Martati
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More