Jakarta – Kepercayaan investor asing terhadap Indonesia masih tinggi, hal ini tercermin dari aliran modal asing yang masuk ke Indonesia masih cukup deras. Bank Indonesia (BI) mencatat, aliran modal asing yang masuk ke Indonesia pada pekan ini mencapai Rp9,09 triliun yang masuk dalam bentuk pembelian surat berharga negara (SBN).
“Kalau dilihat keseluruhan Oktober month-to-date (mtd) nya Rp8,26 triliun. Karena dalam beberapa minggu sebelumnya ada netto jual. Year to date nya selama 2018 itu Rp22,97 triliun,” ujar Gubernur BI Warjiyo, di Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.
Dengan adanya aliran modal asing yang masuk cukup deras ke Indonesia menunjukkan bahwa langkah yang ditempuh oleh Bank Sentral dalam menaikkan suku bunga acuannya di sepanjang tahun ini telah berhasil menarik modal asing masuk ke Indonesia.
“Ini adalah salah satu tujuannya agar daya tarik aset keuangan Indonesia tetap menarik aliran modal asing masuk, di samping juga bagian koordinasi pemerintah untuk menurunkan defisit transaksi berjalan. Sehingga dengan kenaikan suku bunga dan relatif stabilnya nilai tukar rupiah ini mendorong aliran modal asing masuk,” ucapnya.
Sedangkan untuk pasar saham, jelas dia, pekan ini diprediksi akan ada aliran modal asing yang masuk sekitar Rp0,2 triliun. Namun secara month to date sekitar Rp4,4 triliun, karena masih ada aliran modal keluar (outflow) sebelumnya. “Ini terkait perkembangan ekonomi global, khususnya perkembangan indeks harga saham di AS,” paparnya. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More