Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengklaim, suku bunga deposito perbankan nasional berangsur menurun seiring dengan pemangkasan bunga acuan BI 7days reverse repo rate yang turun sebanyak tiga kali masing-masing 25 basis poin (bps) atau setara 75 bps hingga menjadi 5,25% pada periode September ini.
“Rerata tertimbang suku bunga deposito juga menurun 10 bps dibandingkan dengan level Juli 2019 sehingga tercatat 6,70% pada Agustus 2019,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Kompleks Perkantoran BI Jakarta, Kamis 19 September 2019.
Perry menambahkan, untuk suku bunga kredit juga terlihat mulai menurun terutama pada kredit investasi dan kredit modal kerja.
Sementara itu, BI memandang likuiditas perbankan tetap baik, antara lain terlihat pada rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 19,7% pada Juli 2019, meningkat dari 19,1% pada Juni 2019.
Kondisi ini berkontribusi positif pada suku bunga PUAB O/N sebagai sasaran operasional kebijakan moneter yang bergerak di kisaran level suku bunga kebijakan sebesar 5,50% pada Agustus 2019.
Tak hanya itu, pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) dan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juli 2019 tercatat masing-masing tercatat 7,4% dan 7,8% sejalan dengan pola pertumbuhan ekonomi.
Ke depan, Bank Indonesia akan terus memastikan kecukupan likuiditas dan meningkatkan efisiensi pasar uang, serta memperkuat transmisi kebijakan moneter yang akomodatif. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More
Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More