Ilustrasi: BI kembali pangkas suku bunga jadi 4,75 persen di September 2025. (Foto: istimewa)
Samosir – Bank Indonesia (BI) optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di kisaran 4,7 – 5,5 persen pada tahun 2024.
Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI, Juli Budi Winantya mengatakan meskipun BI sudah menaikkan suku bunga acuannya, pihaknya tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai hingga 5,5 persen.
Baca juga: Sri Mulyani Was-was Gejolak Geopolitik Timur Tengah Berpotensi Ganggu Ekonomi RI
Seperti diketahui, pada April 2024 ini telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 bbps), menjadi 6,25 persen. Adanya keputusan ini dipastikan aman dampaknya bagi perekonomian nasional.
“Ada beberapa dampak dari policy rate itu relatif aman. Intinya kita punya set of policy instrument, stan BI tak bisa hanya soal moneter saja. Kenapa suku bunga kita optimis? Karena nilai tukar untuk perkuat stabilitas, policy rate untuk stabilkan nilai tukar,” ujar Juli dalam acara Pelatihan Jurnalis, dikutip, Senin 29 April 2024.
Baca juga: Meski Geopolitik Memanas, Sri Mulyani Prediksi Ekonomi RI Kuartal I 2024 Tumbuh 5,17 Persen
Juli menambahkan bahwa kenaikan BI Rate ini dilakukan sebagai antisipasi ketidakpastian yang sedang terjadi, serta kebijakan yang forward looking.
Adapun BI tengah menyiapkan insentif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini. BI pun optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal I dan kuartal II 2024 akan lebih tinggi dibandingkan kuartal IV 2023 yang sebesar 5,04 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More