Bunga Acuan BI Diprediksi Tetap 3,5%, Ini Pertimbangannya

Bunga Acuan BI Diprediksi Tetap 3,5%, Ini Pertimbangannya

Cadangan Devisa RI Meningkat jadi US$135,1 Miliar
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Bank Indonesia (BI) diperkirakan bakal mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,5% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, periode Juni 2021

Kepala ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, salah satu pertimbangan BI untuk mempertahankan suku bunga adalah masih dibutuhkannya tingkat suku bunga yang relatif rendah agar proses pemulihan ekonomi tetap berjalan.

“Sementara di sisi lain, sejalan dengan ancaman tapering dari bank sentral negara-negara maju, BI juga diperkirakan memilih untuk tidak menurunkan suku bunga lebih rendah dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar,” kata Josua kepada Infobanknews di Jakarta, Kamis 17 Juni 2021.

Sementara itu, Josua menilai dalam jangka pendek belum ada sinyal kepastian dari The Fed terkait kebijakan tapering. Oleh karena itu, Josua memperkirakan BI masih akan cenderung mempertahankan suku bunganya hingga akhir tahun.

Hal senada juga disampaikan Direktur Eksekutif CORE Piter Abdullah. Piter menilai, keputusan BI untuk menahan suku bunga lebih didorong oleh faktor pemulihan ekonomi nasional.

“Saat ini perekonomian belum pulih, pandemi masih terjadi. Kebijakan moneter yang longgar masih sangat dibutuhkan. BI Saya yakini akan menahan suku bunga acuan tetap rendah selama mungkin,” ujar Piter.

Piter menilai, BI bakal kembali menaikan suku bunga acuannya bilamana The Fed telah menaikan bunga acuan miliknya setelah pemulihan ekonomi global berlangsung. (*)

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]