Headline

Bunga Acuan Baru Buka Deposan Lirik Pasar Modal

Bandung–Ditetapkannya suku bunga acuan yang baru diyakini akan mendorong perekonomian nasional yang lebih efisien.

Namun demikian dari sisi pemilik dana atau deposan akan terpengaruh karena ada penurunan dari sisi bunga atau imbal hasil (return) yang bisa diperolehnya. Sehingga mau tidak mau akan mencari instrumen yang bisa memberikan return yang lebih tinggi.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Nurhaida mengatakan, bahwa arah suku bunga yang turun ini akan membuka peluang bagi pasar modal.

“Memberikan sinyal yang positif. Masyarakat atau investor akan melihat lagi, akan masuk ke tempat yang memberikan keuntungan lebih bagus sesuai dengan target atau sasaran investasi mereka,” tuturnya di Bandung, Sabtu, 16 April 2016.

Imbal hasil yang ditawarkan pasar saham memang lebih tinggi ketimbang deposito perbankan, namun sesuai dengan rule of thumb “high risk high return”.

“Jadi investor akan melihat bisa masuk obligasi, atau switch ke saham yang return-nya lebih tinggi,” tandas Nurhaida.

Bank Indonesia sendiri telah mengubah acuan suku bunga dari BI rate yang sebelumnya adalah acuan bunga 12 bulanan menjadi semingguan melalui penerapan acuan baru lewat BI 7-day repo rate. Alasan bank sentral sendiri adalah untuk memperdalam pasar keuangan Indonesia dan menyesuaikan dengan apa yang diterapkan bank sentral di beberapa negara maju di dunia. (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

View Comments

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

3 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

3 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

4 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

5 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

6 hours ago