COVID-19 Update

Bundamedik Bantu Pemerintah Percepat Program Vaksinasi

Jakarta – Kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat. Tidak hanya di pulau Jawa dan Bali, lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terjadi di hampir seluruh wilayah tanah air. Hal tersebut memicu terbitnya regulasi PPKM Darurat dan Level 4 yang berlaku sejak 3 hingga 25 Juli 2021. Selama masa ini, pemerintah dan mayoritas instansi di Indonesia tetap melakukan berbagai upaya percepatan penanganan Pandemi Covid-19. 

Peran besar juga diberikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan yang secara langsung menyediakan perawatan medis bagi masyarakat. Salah satu health care provider yang turut mendukung percepatan penanganan Pandemi Covid-19 adalah PT Bundamedik Tbk atau lebih dikenal dengan BMHS (Bundamedik Healthcare System). BMHS merupakan perusahaan induk dari grup usaha yang bergerak di bidang penyelenggara pelayanan kesehatan.

Dengan komitmen untuk senantiasa berkontribusi pada penanganan kasus Covid-19 nasional, BMHS mengedepankan layanan medis yang komprehensif dalam menanggapi situasi pandemi yang sedang berlangsung saat ini. Perusahaan yang baru saja melantai di Bursa Saham pada awal Juli 2021, memfasilitasi upaya-upaya pencegahan peningkatan kasus serta penanganan medis bagi para pasien untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19. 

“BMHS berupaya memberikan pelayanan medis yang optimal dalam menangani Pandemi Covid-19, baik untuk tindakan preventif berupa vaksinasi maupun tindakan kuratif yakni pengobatan Covid,” ujar Ivan Rizal Sini, Komisaris Utama BMHS dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 22 Juli 2021.

Upaya preventif yang dilakukan oleh BMHS adalah melalui pelaksanaan program vaksinasi massal yang diselenggarakan secara internal perusahaan maupun berafiliasi dengan instansi-instansi lainnya. Sebagai contoh, BMHS dan PT Saka Energi Indonesia telah melangsungkan program Vaksinasi Massal pada tanggal 15 – 16 Juli 2021 di Soehanna Hall, Energy Building, SCBD, Jakarta. 

Selain memberikan perawatan secara langsung bagi pasien yang dirawat di rumah sakit, BMHS juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam menyediakan fasilitas isolasi mandiri bagi pegawai PUPR yang terkonfirmasi Covid-19. Kolaborasi pengadaan fasilitas ini diawali sejak tanggal 28 Juni 2021 dan akan berlangsung selama tiga bulan serta dapat diperpanjang mengacu pada situasi dan kondisi Pandemi Covid-19. 

Fasilitas isolasi mandiri yang berlokasi di daerah Pasar Jumat dan Citereup, Bogor tersebut mencakup pemeriksaan awal atau screening, pemberian obat-obatan, kunjungan dokter, serta konsultasi secara virtual atau yang sering dikenal sebagai layanan telemedicine bagi para pegawai. Screening yang dilakukan oleh tenaga kesehatan BMHS meliputi pemeriksaan Swab PCR pada awal program dan dilakukan secara berkala untuk monitoring hingga fase penyembuhan paska terinfeksi Covid-19.

Dengan terlaksananya upaya preventif dan kuratif dari BMHS beserta pihak rekanan yang turut berperan serta, diharapkan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun ini dapat teratasi dan berakhir demi tercapainya Indonesia Sehat lagi. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

6 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

6 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

6 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

6 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

10 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

13 hours ago