Jakarta – Kementerian BUMN yang dipimpin oleh Erick Thohir terus berbenah guna melayani masyarakat dan meningkatkan kualitasnya terutama dalam segmen laporan keuangan agar lebih transparan dan terukur tanpa adanya manipulasi laporan keuangan.
Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko BUMN Nawal Nely pada acara BUMN Performance Excelence Award 2020 menjelaskan, perusahan BUMN harus tetap menjadi agent devlopment bagi masyarakat.
“Role yang saya pegang, yang difokuskan itu laporan keuangannya harus mengimplementasikan sinergi dan strategi yang diformulasikan,” kata Nawal di Jakarta, Rabu 4 Maret 2020.
Tak hanya itu, Perusahaan BUMN juga harus melakukan manajemen risiko dengan baik agar dapat menjaga pertumbuhan bisnis dan tetap bertahan ditengah persaingan global. Menurutnya, formulasi sinergi yang ditanamkan oleh Menteri BUMN sudah tepat untuk menunjang kinerja BUMN kedepan.
“Tujuannya strategi dari tingkat atas ditranslate di bawah sehingga menjadi dimensi yang sama ini kolaborasinya disini kita akan lihat matriks pasar,” tukas Nawal
Nawal berharap dengan sinergi yang kuat tidak akan ada lagi manipulasi data khususnya untuk laporan keuangan di perusahaan BUMN. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More