Dalam rangka mendukung upaya tersebut Pegadaian telah melakukan berbagai inovasi guna membantu masyarakat khususnya kelas menengah ke bawah. Harianto menyampaikan bahwa Pegadaian akan selalu berusaha memberikan pelayanan pembiayaan tercepat, termudah, dan teraman.
“Sesuai visi dan misi kami bahwa Pegadaian akan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan menengah ke bawah”, jelas Harianto.
Dalam rangka memenuhi harapan masyarakat atas jasa keuangan Pegadaian telah mengembangkan berbagai jenis produk. “Ada tiga fase, fase awal seperti pemberian kredit gadai agunan emas dan nonemas. Fase kedua mencakup pemberian kredit fidusia, dan fase ketiga seperti gadai bisnis, gadai fleksi, arum haji,” tambah Harianto.
Pegadaian juga mengeluarkan program tabungan emas agar masyarakat di Indonesia dapat berinvestasi emas secara aman. Sebelum sesi diskusi dan tanya jawab forum BUMN Marketeers Club Harianto menambahkan bahwa demi memenuhi ekspektasi pelanggan Pegadaian memastikan bahwa point of sales mereka sudah tersebar sampai tingkat kelurahan, desa, ataupun pulau terluar. “Kantor cabang kami 4.500 dan 12 kantor wilayah, Itu semua sudah terintegrasi secara online dan realtime,” tutup Harianto. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Komisi II DPR menyoroti keunikan Bank Banten yang sepenuhnya dimiliki Pemprov Banten, berbeda… Read More
Poin Penting Di tengah ketidakpastian global, wirausaha dan UMKM—yang mencakup lebih dari 97 persen struktur… Read More
Pendanaan ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis jangka panjang antara kedua pihak yang terjalin sejak… Read More
Produk ini memiliki dua plan untuk melayani kebutuhan yang berbeda yaitu Plan Protection yang mengedepankan… Read More
Poin Penting Maybank luncurkan strategi ROAR30 hingga 2030 untuk memperkuat daya saing dan kinerja keuangan… Read More
Poin Penting Keterbatasan Early Warning System (EWS) membuat skema asuransi kebencanaan berisiko merugi dan sulit… Read More