Keuangan

BUMN: LinkAja Masih Dalam Proses Perizinan BI

Jakarta – Niat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membentuk perusahaan layanan financial technology (fintech) melalui sistem pembayaran berbasis QR code nampaknya akan segera terwujud.

Pada awal bulan lalu, Telkomsel telah melepas (spinoff) sistem pembayarannya TCash untuk dijadikan perusahaaan tersendiri bernama LinkAja. LinkAja  merupakan perusahaan yang dibentuk oleh tujuh BUMN, yakni Telkomsel, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, Bank Mandiri, Pertamina, dan Asuransi Jiwasraya.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan saat ini alat pembayaran LinkAja masih dalam proses izin ke Bank Indonesia (BI).

“Proses izin dari BI sedang diperoses mengingat LinkAja menggunakan Tchas sebagai platfrom-nya,” kata Gatot Trihargo ketika dihubungi oleh Infobank, di Jakarta, Jumat 15 Febuari 2019.

Gatot berharap izin dari BI dapat rampung secepatnya dan dapat dioperasikan pada tahun ini. Gatot menilai, izin BI masih diperlukan mengingat LinkAja nantinya akan menjadi perusahaan tersendiri.

“LinkAja di Spinoff dari Telkomsel, tanpa perubahan namun izin di BI diharapkan lebih cepat,” tambah Gatot.

Hadirnya LinkAja nampaknya akan meramaikan persaingan industri pembayaran berbasis QR code. Sebelumnya, layanan tersebut sudah pernah diterapkan oleh layanan elektronik seperti Go-Pay dan OVO. Nantinya LinkAja bisa digunakan untuk transaksi di berbagai merchant lokal maupun nasional.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

31 mins ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

59 mins ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

1 hour ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

2 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

2 hours ago

IHSG Kembali Merah, Ditutup Turun 0,26 Persen ke Level 6.971

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More

3 hours ago