Nasional

BUMN Harus Agile, Dua Hal Ini Menjadi Fokus Pengembangan SDM

Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong segenap karyawan perusahaan pelat merah untuk terus belajar dan beradaptasi. Dua kemampuan itu diyakini akan membuat BUMN terus tumbuh dan tetap relevan dengan perubahan.

Ketua Forum Human Capital BUMN, Agus Dwi Handaya menjelaskan, BUMN Learning Festival (BLF) menjadi salah satu cara utuk meningkatkan kemampuan belajar dan adaptasi segenap insan BUMN.

Kegiatan ini diinisasi Kementerian BUMN berkolaborasi dengan Forum Human Capital BUMN. Setelah roadshow di sejumlah daerah, Puncak BUMN Learning Festival 2024 di gelar di Menara BTN, Jakarta.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dipercaya sebagai host puncak acara BUMN Learning Festival kali ini. Untuk mendorong peningkatan kualitas SDM perusahaan pelat merah, Agus menjelaskan, BLF dikemas dalam 3 metode belajar (learning methods), yakni self learning, learning roadshow, dan learning festival race. Rangkaian kegiatan yang digelar secara hybrid ini sudah dimulai sejak September 2024 lalu.

Baca juga: Dorong BUMN Jadi Super Learner, BTN Komitmen Cetak SDM Unggul

“Urusan belajar, urusan latihan adalah urusan kemampuan beradaptasi. Banyak perusahaan mati atau individu menjadi tidak relevan lagi karena tidak mampu beradaptasi,” ujar Agus ketika membuka Final Event BUMN Learning Festival di Menara BTN, Selasa, 15 Oktober 2024.

Ia melanjutkan, di era Vulnerability, Uncertainty, Complexity, Ambiguity (VUCA) sekarang ini, perubahan terjadi sangat masif, kompleks, dan cepat. Maka perusahaan harus mempunyai kemampuan untuk belajar dan beradaptasi dengan cepat. SDM yang agile dan terus mau belajar menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan beradaptasi.

“Perusahaan yang bisa survive adalah yang bisa belajar dan berlatih lebih cepat dari perubahan itu sendiri, sehingga produk dan layanannya bisa tetap relevan,” ujarnya.

Sementara, Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN RI Tedi Bharata, mengatakan, BLF menjadi bagian dari komitmen Kementerian BUMN untuk meningkatkan budaya terus belajar pada setiap insan BUMN. Kementerian BUMN bahkan mendorong agar learning menjadi bagian dari budaya BUMN.

Perusahaan BUMN harus diisi oleh orang-orang yang mempunyai kompetensi dan performa bagus. Maka Kementerian juga mendorong agar belajar menjadi bagian dari key performance indicator (KPI) karyawan BUMN.

“Kami ingin learning dimasukan sebagai KPI. Bobotnya diatur saja, disesuaikan,” ujar Tedi.

Adapun Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama BTN mengatakan, pelaksanaan BUMN Learning Festival ini menjadi komitmen untuk menciptakan SDM unggul dengan pondasi AKHLAK yang kuat. Dengan SDM yang unggul, BUMN termasuk BTN, akan mampu terus bertransformasi menjawab kebutuhan masyarakat, terutama untuk BTN dalam mendukung program pembiayaan perumahan sebagai salah satu proyek strategis nasional.

Baca juga: Kepala BPKP: BUMN Bermasalah Biasanya Tidak Pernah Datang dan Konsultasi

“SDM BTN yang unggul akan mendorong sektor perumahan. Sektor perumahan yang maju akan memberikan ripple effect bagi 185 sektor lain dan mendorong perekonomian nasional,” paparnya.

Nixon mengklaim, keberhasilan BUMN dalam 5 tahun terakhir juga tidak lepas dari value AKHLAK. Salah satunya adalah bagaimana BUMN bisa amanah dalam menjalankan fungsi melayani di berbagai sektor kehidupan di Indonesia. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri, PGE Jaga Pasokan Listrik Nasional Tetap Stabil

Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More

5 hours ago

Tugu Insurance Siaga 24 Jam, Dukung Perjalanan Mudik Aman dan Nyaman

Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More

11 hours ago

Bank Sentral Global Menghadapi Ekspektasi yang Lebih Tinggi: Ke Mana Arah BI-Rate?

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More

12 hours ago

Jangan Asal Berangkat, Ini 6 Tip Mudik Lebaran agar Aman dan Nyaman

Poin Penting Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24… Read More

13 hours ago

Transaksi ZISWAF BSI Tembus Rp30 Miliar di Ramadhan 2026, Naik 2 Kali Lipat

Poin Penting Transaksi ZISWAF BSI selama Ramadan 2026 mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali… Read More

15 hours ago

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

15 hours ago