Ia juga menjelaskan, dari sisi pendapatan usaha mengalami kenaikan menjadi Rp1.802 triliun pada tahun 2016. Adapun pada tahun sebelumnya, total pendapatan seluruh BUMN sebesar Rp1.699 triliun. Dan diproyeksikan pada akhir tahun 2017 akan mencapai Rp2.117 triliun.
Baca juga: Tuju Holding Company, BUMN Gelar Leadership Program
Sedangkan dari sisi kontribusi yang telah diberikan BUMN sepanjang tahun 2016 tercatat mencapai Rp202 triliun dan diproyeksikan pada akhir tahun ini akan meningkat menjadi Rp 205 triliun.
Dari segi Capex, BUMN berkontribusi sebesar 3,1 persen terhadap PDB meningkat pada tahun 2015 yang hanya mencapai 2,3 persen. Rini berharap ke depan dengan strategi holding serta penguatan Nawacita Pemerintahan Presiden Jokowi dapat terus memperkuat kinerja BUMN. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More