Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Baru 43 Juta

Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Baru 43 Juta

Hingga Juli, BPJS TK Catatkan Hasil Investasi Rp 17 Triliun
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Direktur Utama Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Agus Susanto mengungkapkan, saat ini masih banyak para pekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN)yang belum menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan. Melihat kondisi tersebut dirinya menyanyangkan peran serta BUMN yang dinilai belum maksimal mendukung program BPJS.

“Pesertanya ialah perusahaan di seluruh sektor, merata, terutama industri penyerap tenaga kerja. BUMN sudah ikut hanya beberapa saja. Sehingga beberapa banyak yang belum daftar,” ujar Agus Susanto di di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis 23 November 2017.

Seperti diketahui, BPJS secara keseluruhan telah memiliki perserta terdaftar hampir 122 juta peserta. Sementara untuk BPJS ketenagakerjaan mengambil porsi kepesertaan sekitar 43 juta peserta. Agus menyebutkan dari angka tersebut masih banyak juga peserta yang sudah tidak aktif membayarkan iurannya.

“Total yang terdaftar itu ada 43 juta. Sementara yang aktif bayar iuran hanya 24,6 juta peserta” tambah dia.

Sementara ditemui ditempat yang sama, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono mengatakan, pihaknya dinilai perlu untuk berkolaborasi khususnya dengan BUMN guna menggaet peserta baru dan memberikan pemahaman kepada peserta lama.

“BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan hukum publik memandang pentingnya peranan kolaborasi dan inovasi ini untuk dapat meningkatkan berbagai aspek, khususnya total  coverage kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.(*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]