BUMN Dihimbau Lirik Sektor Pangan

Jakarta-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai salah satu alat negara untuk mensejahterakan masyarakat perlu concern dengan sektor-sektor vital seperti sektor pangan. BUMN perlu menjadi breakthrough bagi permasalahan pertanian dan pangan.

“Temen-temen semua sudah tau masalah pupuk, masalah perluasan lahan, masalah bibit, dan lainnya. Ini memerlukan satu momentum agar punya peran yang lebih besar dan menjadi pemain kunci pengembangan industri pangan nasional kita,” ucap Faisol Riza selaku Ketua Komisi VI DPR RI, pada acara sharing session Infobank The Best SOE 2021 di rangkaian acara Hari Santri Nasional (HSN) yang diadakan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Infobank, dengan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri BUMN Erick Thohir, Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan Eko B. Supriyanto selaku Chairman Infobank Media Group, di Jakarta, Jumat, 22 Oktober 2021.

Ia pun yakin bahwa Presiden Jokowi dengan komitmennya terhadap bidang infrastruktur tidak akan lupa terhadap sektor pertanian karena sektor pertanian adalah sektor yang strategis. Infrastruktur yang dibangun sejatinya perlu dikembangkan untuk tujuan pengembangan sektor pertanian.

“Bahkan infrastruktur yang dibangun pun juga untuk pengembangan industri pertanian. Tetapi apakah BUMN kita cukup bisa mengambil bagian peran penting itu sebagai salah satu pilar yang mesti dimatangkan, mengingat lahan yang dimiliki oleh BUMN sangat luas,” jelas Faisol.

Maka dari itu, ia tegaskan bahwa tak boleh ada alasan bagi BUMN yang bergerak di sektor pertanian tak bisa berkembang menjadi lebih baik, tidak bisa menjadi pilar bagi pembangunan industri pangan nasional.

“Oleh karena itu, saya masih sangat berharap dalam tiga tahun terakhir di masa jabatan Menteri BUMN Erick Thohir, sektor pertanian ini bisa menjadi agenda utama untuk perbaikan dan penguatan BUMN kita. Jadi, terima kasih sudah melakukan konsolidasi di sektor maritim, syariah, dan ultra mikro, tetapi sekali lagi sektor pangan bukanlah sektor yang kecil, namun ini jadi pondasi bagi kehidupan sosial dan kemasyarakatan,” pungkasnya. (Steven Widjaja)

Dwitya Putra

Recent Posts

IHSG Awal Pekan Masih Berpotensi Melemah, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More

1 hour ago

PMI 53,8: Sirkus Musiman yang Dipuji Purbaya di Istana Sebagai Mukjizat

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More

6 hours ago

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

18 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

18 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

18 hours ago