Jakarta — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menilai, pada saat ini kepercayaan investor terhadap pembangunan infrastruktur sudah cukup baik. Terlebih saat ini Pemerintah sedang menggenjot pembangunan.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius pada acara seminar mengenai infrastruktur di Graha CIMB Niaga Jakarta. Ia menilai, seluruh perusahaan infrastruktur sudah cukup membangun kepercayaan pasar.
“Kita berhasil membangun confidence investor untuk kerja sama dengan BUMN,” kata Aloysius di Jakarta, Selasa di Jakarta Selasa 19 Februari 2019.
Aloysius menambahkan, pada 2018 saja setidaknya ada 14 BUMN yang terlibat dengan 26 partner dari dalam maupun luar negeri. Mereka berkontribusi dalam 19 proyek.
“Total nilai 19 proyek itu 13,5 miliar dollar AS,” tambah Aloysius.
Anggaran tersebut antara lain untuk pembangunan jalan tol dengan alokasi 2,7 miliar dollar AS, pertambangan sebesar 1,2 miliar dollar AS, serta proyek lain senilai 9,4 miliar dollar AS. Belum lagi proyek-proyek untuk petrokimia dan energi bersih. (*)
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More