Bumi Serpong Damai Bagi Dividen Rp96,23 miliar

Jakarta–Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk menyepakati pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2015 sebesar Rp96,23 miliar atau setara Rp5/saham.

Pembagian dividen tunai tersebut telah memperoleh persetujuan dari pemegang saham Perseroan yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City.

Mengutip rilis  yang dipublikasi perseroan, Kamis, 19 Mei 2016, dividen tunai tersebut rencananya akan dibagikan pada tanggal 15 Juni 2016.

RUPS Tahunan juga telah menegaskan kembali susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, sehingga dengan demikian susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPS Tahunan ini hingga 31 Desember 2019 adalah sebagai berikut:

Direksi :

Presiden Direktur: Franciscus Xaverius RD.
Wakil Presiden Direktur: Michael Widjaja
Direktur:  Petrus Kusuma, Syukur Lawigena, Hermawan Wijaya, Lie Jani Harjanto, Herry Hendarta
Direktur Independen:  Monik William.

Dewan Komisaris:

Presiden Komisaris: Muktar Widjaja
Wakil Presiden Komisaris: Teky Mailoa
Komisaris: Yoseph Franciscus Bonang
Komisaris Independen  : Teddy Pawitra, Susiyati Bambang Hirawan. (*) Dwitya Putra

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

8 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago