Pasar Saham; Bergerak turun. (Foto: Budi Urtadi)
Pada perdagangan periode bulan ke delapan, net buy asing tercatat mencapai Rp39,36 triliun, sementara net sell sebesar Rp49,18 triliun. Dwitya Putra
Jakarta–Aktivitas perdagangan saham pada periode bulan Agustus 2015 mengalami volatilitas yang cukup tinggi, sehingga membuat dana asing keluar cukup besar.
Hal itu tercermin dalam pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh level 4.163,729 pada perdagangan tanggal 24 Agustus, dan tertinggi level 4.850,532 pada 5 Agustus. Sementara akhir Agustus IHSG parkir di level 4.509,607.
Level 4.163,729 merupakan level terendah IHSG sepanjang tahun ini atau terendah sejak 17 Desember 2013.
Mengutip data statistik bursa, Rabu, 16 September 2015, pada periode tersebut total nilai transaksi saham di pasar modal tercatat mencapai Rp104,23 triliun. Sementara rata-rata transaksi harian sebesar Rp5,21 triliun dan asing tercatat net sell hingga Rp9,82 triliun.
Kondisi itupun mendorong kapitalisasi pasar di bursa terus tergerus hingga mencapai Rp4.646 triliun.
Dari jumlah tersebut sektor finance masih tercatat menjadi penyumbang kapitalisasi pasar terbesar hingga 26% disusul sektor konsumer 22% dan sektor perdagangan, jasa dan investasi 13,7%.
Sedangkan sektor infrastruktur sebesar 12,8% dan sisanya di sektor properti, aneka industri, industri dasar, tambang dan perkebunan. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group BANK Indonesia (BI) memandang nilai tukar… Read More
Poin Penting Konflik AS–Israel dan Iran memicu volatilitas IHSG, berpotensi terjadi koreksi wajar dan fase… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 pada pekan 23–27 Februari 2026, diikuti… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 dan kapitalisasi pasar turun 1,03 persen… Read More
Poin Penting Bank Mega Syariah dan PT Berdikari luncurkan Tabungan Rencana Kurban berbasis layanan keuangan… Read More
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More