Keuangan

Bukti Fungsi Asuransi, Astra Life Bayar Klaim Meninggal Dunia Rp7,9 Miliar

Jakarta – PT Asuransi Jiwa ASTRA (Astra Life) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan finansial kepada nasabah, dengan membayarkan klaim asuransi jiwa senilai Rp7,9 miliar kepada keluarga mendiang Liana Herawaty.

Pembayaran tersebut merupakan bentuk pemenuhan kewajiban atas polis asuransi jiwa individu yang dibeli melalui jalur bancassurance antara Astra Life dan Permata Bank.

Baca juga: Asuransi Astra Sabet Penghargaan 10th Indonesia WOW Brands 2025

Presiden Direktur Astra Life, Nico Tahir menegaskan, pembayaran klaim ini mencerminkan peran nyata asuransi dalam menghadapi risiko tak terduga.

“Penyerahan klaim ini merupakan bukti nyata atas fungsi asuransi yang berperan penting dalam melindungi keluarga saat risiko tak terduga terjadi,” ujar Nico dalam keterangan tertulisnya, Senin, 14 April 2025.

Perlindungan dari Produk Unit Link

Mendiang Liana Herawaty tercatat sebagai pemegang polis produk AVA iFuturePremier dan AVA iPrime. Keduanya merupakan produk unit link atau PAYDI (Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi), yang menawarkan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia, sakit kritis, serta cacat total dan tetap.

Baca juga: OJK Bakal Tindak Tegas 6 Perusahaan Asuransi yang Belum Punya Aktuaris

Menurut Nico, pembayaran klaim ini bukan hanya sekadar pemenuhan kontrak, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memiliki perlindungan jiwa.

Pembayaran Klaim Sesuai Standar Regulasi

Sepanjang 2024, Astra Life telah mencatat total pembayaran klaim asuransi jiwa senilai Rp690 miliar, belum termasuk manfaat dari penutupan polis.

Baca juga: AAUI Luncurkan Peta Jalan Pengembangan Asuransi Pertanian 2025-2030

Dalam setiap proses pembayaran klaim, Astra Life berpegang teguh pada standard operating procedure (SOP) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini dilakukan untuk menjamin akurasi dan transparansi dalam layanan kepada nasabah.

“Selain bertujuan memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah, hal ini juga merupakan upaya Astra Life untuk senantiasa tunduk dan patuh pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tutup Nico. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

4 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

8 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

8 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

8 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

8 hours ago

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago