Jakarta–Niat PT Bank Bukopin Tbk untuk mencari partner strategis bagi anak usahanya PT Bank Syariah Bukopin (BSB) mulai menunjukkan perkembangan. Dua calon investor disebut berminat pada BSB.
Direktur Bisnis BSB Aris Wahyudi mengatakan, untuk penambahan modal Perseroan memang memiliki dua alternatif yaitu mencari investor strategis dan meminta tambahan modal dari induk. Dari dua pilihan itu, Perseroan nampaknya mendahulukan pilihan pertama
“Modal kita cari investor strategic, kalau seandainya susah kita lihat nanti minta ke bank induk tahun ini mau beri apa enggak. Dua alternatif, investor strategic dulu,” kata Aris pada Infobanknews.com di Jakarta, belum lama ini.
Aris mengatakan, saat ini sudah ada dua calon investor yang mendekati BSB berasal dari Qatar dan Malaysia. Namun saat ini menurutnya calon-calon investor masih wait and see karena kondisi ekonomi global yang juga sedang mengalami perlambatan.
“Dua duanya menjanjikan tinggal mau dengan yang dari Asia atau Arab, kita lihat nanti harga dia yang paling bagus mana, syarat terpenuhi enggak, ke depan apa program dia, nanti dipilih,” tambahnya.
Kendati telah dilirik oleh calon investor asing, BSB menurut Agus terbuka dengan kemungkinan calon investor lokal. BSB menurutnya mencari calon investor yang dapat mendukung operasional sehingga bisnisnya bisa lari kencang. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More