News Update

Bukopin Siapkan Rp1 Triliun Buat Biayai Showroom

Jakarta — PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) menyiapkan kredit modal kerja hingga Rp1 triliun untuk pembiayaan showroom. Hal ini dilakukan perseroan juga untuk mendukung perkembangan bisnis anak usahanya, PT Bukopin Finance.

“Target Rp1 triliun seluruh Indonesia untuk kredit showroom (mobil). Maksimal plafon (per sehowroom) Rp2,5 miliar,” tukas Direktur Ritel dan UMKM Bukopin, Heri Purwanto di Gedung Bukopin, Jakarta, Selasa (21/5).

Dalam memuluskan target tersebut, Bukopin menggandeng PT Berkah Samitra Mulya, yang adalah pengelola aplikasi jual-beli otomotif Carkliik.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Heri Purwanto dengan Direktur Utama PT Berkah Samitra Mulya Januar Marcelo dan direncanakan akan berlangsung selama 2 tahun.

Heri menjelaskan, bahwa kerja sama tersebut dilakukan perseroan guna membidik 590 showroom yang terdapat di Jabodetabek dan sekitar 8.000 showroom lainnya yang berada di luar
Jabodetabek.

Carkliik merupakan platform berbasis aplikasi smartphone yang menawarkan jasa lelang kendaraan dan jual beli kendaraan dan telah menjalankan kerja sama dengan 40 mitra showroom mobil yang berlokasi di Jakarta selatan.

Heri optimistis melalui kerja sama
pembiayaan showroom pada tahap awal diharapkan dapat mendorong peningkatan kredit UMKM sebesar Rp50 miliar. Fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada masing-masing showroom maksimal sebesar Rp2,5 miliar dengan bunga yang kompetitif, persyaratan yang mudah dan tambahan
garansi untuk kendaraan yang dijual oleh mitra showroom sebesar Rp30 juta selama satu tahun.

“Jadi Bukopin memberikan kredit kepada showroom untuk stok (pengadaan) mereka, modal kerja. Jaminannya yang jadi barang dagangannya itu,” imbuh Heri.

Perjanjian Kerja Sama ini juga melibatkan Bukopin Finance sebagai anak perusahaan Bank Bukopin. Melalui kerja sama tersebut Bukopin Finance berperan menyalurkan Kredit
Kepemilikan Kendaraan Bermotor kepada End User melalui kerja sama kepada masingmasing showroom mitra Carkliik.

“Jadi kita biayai kredit untuk end user-nya. Kan Bank Bukopin tidak lagi biayai kendaraan sejak tahun lalu,” sambung Direktur Utama Bukopin Finance, Tri Joko. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

2 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

8 hours ago