Manajemen Bukopin. (Foto: Paulus Yoga)
Jakarta – Direktur PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin), Adhi Brahmantya mengaku bahwa piihaknya sudah melakukan sosialisasi ke 10 kota di Indonesia terkait program pengampunan pajak atau tax amnesty.
Hal ini menjadi bukti geliat perbankan dalam berpartisipasi program amnesti pajak semakin tinggi.
Bukopin pun percaya diri, dari penelaahan terhadap para nasabahnya, potensi penyerapan dana dari program tax amnesty ditaksir bisa mencapai sekitar Rp20 triliun.
”Animonya baik. Selalu full di 10 kota itu dan kita siapkan konsultan pajak dari setiap sosialisasi. Bukan hanya nasabah premium, UKM juga kita undang,” kata Adhi usai mengikuti program Investor Day di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kemarin.
Ditempat yang sama, Direktur Keuangan dan Perencanaan Bukopin, Eko R Gindo, sendiri mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat sanggup kepada pemerintah terkait program itu.
Diharapkan, peran Bukopin kedepan akan banyak dan sangat besar dalam mengikuti program pemerintah tersebut.
“Mestinya Kamis (pekan) kemarin sudah dipanggil tetapi karena ada pergantian kabinet, semoga pekan ini sudah dipanggil,” ujarnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More