Categories: News UpdatePerbankan

Bukopin Dukung OJK Susun Roadmap Laku Pandai 2020-2022

Jakarta – PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) turut mendukung Otoritas Jasa
Keuangan ( OJK ) untuk menyusun Roadmap Laku Pandai 2020-2024.
Peta jalan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK bersama pelaku jasa keuangan untuk pengembangan laku pandai di Tanah Air dalam jangka panjang.

Terkait dengan itu, Bank Bukopin bersama OJK baru-baru ini telah melakukan kunjungan ke agen b-tunai di wilayah Medan dan Mataram dalam rangka mengevaluasi aktivitas dan kegiatan operasional laku pandai, dengan melakukan monitoring langsung dari lapangan.

Kepala Divisi Perbankan Digital dan Electronic Channel Febrina Sri Wahyuni
mengatakan, kegiatan tersebut sangat efektif dilakukan karena Bank Bukopin dan OJK dapat mengetahui secara langsung aktivitas agen b-tunai di lapangan.

B-tunai merupakan layanan laku pandai yang dikembangkan Bank Bukopin. Laku
Pandai merupakan kegiatan penyediaan layanan perbankan dan atau layanan
keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerja sama dengan pihak lainnya (Agen/Loket) dan perlu didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

Dalam kunjungan ke agen-agen Laku Pandai tersebut OJK dan Bank Bukopin
melakukan In Depth Interview yang bertujuan untuk memperoleh informasi terkait faktor keberhasilan atau hambatan pengembangan layanan agen Laku Pandai dan masukan bagi pengembangan kegiatan bisnis Laku Pandai dari sisi agen yang selama
ini menjalankan operasional Laku Pandai.

Kegiatan tersebut telah dilakukan di Medan pada 4 – 6 Juli 2019 dan di Mataram pada 11 – 12 Juli 2019. Agen yang dikunjungi untuk kegiatan ini adalah masing-masing 2 agen dari setiap
cabang dengan kategori 1 agen sukses dan 1 agen belum berkembang.

“Harapan kami dengan adanya kegiatan kunjungan ke agen ini, maka agen akan lebih giat untuk dapat melakukan kegiatan di agen b-tunai untuk melayani kebutuhan transaksi perbankan di daerah. Kegiatan kunjungan ini merupakan agenda rutin Bank
Bukopin setiap bulan. Kedepannya dalam rencana kami akan melakukan kegiatan kunjungan dan evaluasi secara lebih massive ke daerah lainnya,” ujar Febrina, Jumat, 2 Agustus 2019.

Melalui jaringan PPOB (Payment Point Online Bukopin) yang telah dikembangkan Perseroan sejak 2007, Bank Bukopin praktis menjadi salah satu lembaga keuangan  yang paling siap mengimplementasikan layanan laku pandai secara lengkap di Tanah Air. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

9 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

9 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

10 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

11 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

12 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

12 hours ago