News Update

Bukopin Dukung Implementasi Smart City

Jakarta — PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) merilis layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan untuk Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang diyakini bisa mendukung penerapan konsep Smart City.

“Layanan yang diluncurkan Bank Bukopin hari ini tidak hanya pembayaran melalui channel perbankan yang dimiliki Bank Bukopin saja. Kami juga menggandeng Mitra dalam hal ini adalah Alfamart sebagai perluasan channel perbankan untuk semakin memudahkan akses masyarakat,” ucap General Manager Bisnis Regional I Bukopin, Lalu Azhari di Jakarta, Rabu (12/9).

Kerja sama antara Bukopin dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, diharapkan masyarakat semakin mudah untuk melakukan pembayaran PBB DKI Jakarta.

Baca juga: Genjor KPR, Bukopin Dapat Pinjaman SMF Rp500 Miliar

Melalui layanan ini, sambung Lalu, Wajib Pajak cukup datang ke bank atau gerai Alfamart kemudian menginformasikan Nomor Obyek Pajak dan tahun Pajak yang akan dibayar ke petugas bank atau petugas Alfamart. Kemudian proses pembayaran sudah dapat diproses secara tunai maupun dengan menggunakan kartu debit.

Dalam layanan pembayaran PBB DKI Jakarta ini tidak dikenakan batasan transaksi di gerai Alfamart, bahkan untuk Wajib Pajak yang domisilinya tidak di wilayah DKI Jakarta tetap dapat melakukan pembayaran di seluruh gerai Alfamart terdekat dengan tempat tinggalnya.

Febrina Sri Wahyuni, Kepala Divisi Perbankan Digital dan E-channel Bukopin menambahkan, untuk layanan pembayaran PBB P2 ini pihaknya juga telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. “Harapan semua pemprov,” tukasnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

4 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

4 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

4 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

15 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

15 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

16 hours ago