News Update

Bukopin Dorong Transaksi Ritel Lewat SKNBI Gen 2

Jakarta–PT Bank Bukopin Tbk menerapkan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) Generasi 2, untuk mendukung transaksi nasabah ritelnya.

Direktur Pengembangan Bisnis & TI Bukopin, Adhi Brahmantya yakin, sistem ini dapat mendukung layanan Payment Point Online Bank atau PPOB perseroan yang saat ini sudah ada sebanyak 25 ribu titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Saya mau sasar adalah yang sifatnya public payment. Ada 25 ribu titik PPOB, melayani 18 juta transaksi. Jadi nasabah enggak harus ke teller (bank) lagi,” tukasnya.

SKNBI Generasi 2 sendiri merupakan penyempurnaan dari sistem generasi sebelumnya, yang mencakup perluasan akses kepesertaan terhadap Penyelenggara Transfer Dana Nonbank khusus untuk kliring kredit.

Lewat SKNBI Generasi 2 ini, layanan transfer dana melalui kliring dapat dilakukan sebanyak 5 kali dalam sehari. Jumlah transaksi tersebut lebih banyak dibanding generasi sebelumnya yang hanya bisa 4 kali transaksi. Adapun untuk nilai transaksinya maksimal Rp500 juta, dengan biaya kliring maksimal Rp5.000.

“Hal ini memungkinkan masyarakat melakukan transfer dana ke seluruh wilayah Indonesia secara aman, murah dan efisien,” sambung GM Pengembangan Bisnis Bukopin, Rivan A. Purwantono. (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

4 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

4 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

5 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

6 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

7 hours ago