Transaksi Nasabah Bukopin; Manfaatkan SKNBI Generasi 2. (Foto: Paulus Yoga)
Jakarta–PT Bank Bukopin Tbk menerapkan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) Generasi 2, untuk mendukung transaksi nasabah ritelnya.
Direktur Pengembangan Bisnis & TI Bukopin, Adhi Brahmantya yakin, sistem ini dapat mendukung layanan Payment Point Online Bank atau PPOB perseroan yang saat ini sudah ada sebanyak 25 ribu titik yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Saya mau sasar adalah yang sifatnya public payment. Ada 25 ribu titik PPOB, melayani 18 juta transaksi. Jadi nasabah enggak harus ke teller (bank) lagi,” tukasnya.
SKNBI Generasi 2 sendiri merupakan penyempurnaan dari sistem generasi sebelumnya, yang mencakup perluasan akses kepesertaan terhadap Penyelenggara Transfer Dana Nonbank khusus untuk kliring kredit.
Lewat SKNBI Generasi 2 ini, layanan transfer dana melalui kliring dapat dilakukan sebanyak 5 kali dalam sehari. Jumlah transaksi tersebut lebih banyak dibanding generasi sebelumnya yang hanya bisa 4 kali transaksi. Adapun untuk nilai transaksinya maksimal Rp500 juta, dengan biaya kliring maksimal Rp5.000.
“Hal ini memungkinkan masyarakat melakukan transfer dana ke seluruh wilayah Indonesia secara aman, murah dan efisien,” sambung GM Pengembangan Bisnis Bukopin, Rivan A. Purwantono. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More
Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More
Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More