News Update

Bukopin Bidik Kredit di Sektor Maritim Tumbuh 12%

Sebelumnya, Direktur Utama Bukopin, Glen Glenardi mengatakan, penyaluran kredit di sektor maritim sendiri dilakukan dengan menyasar semua segmen usaha, mulai dari mikro hingga korporasi. “Cuma pemerintah kan concern-nya lebih ke yang kecil,” tuturnya.

Secara keseluruhan, total kredit perseroan sebesar Rp72,5 triliun per akhir tahun 2016. Kucuran kredit meningkat 9,74 persen dibanding Rp66 triliun pada 2015. Kinerja perkreditan Bukopin tercatat lebih tinggi dibanding rata-rata industri yang cuma 7,85 persen pada tahun lalu.

Baca juga: Bukopin Cetak Laba Rp1,09 Triliun di 2016

Secara segmentasi, penyaluran kredit lebih banyak diterima oleh segmen UKM dengan porsi 41,25 persen. Kemudian disusul segmen komersial yang memang secara plafon kredit lebih besar, dengan porsi 34,65 persen. Sedangkan kredit mikro dan konsumer masing-masing mengambil porsi 13,78 persen dan 10,31 persen.

Menurut Glen, untuk sektor usaha, kredit Bukopin paling banyak dikucurkan ke sektor konstruksi, kemudian perdagangan dan jasa. “Strategi kredit akan mempertajam segmennya dulu. Kemudian, akan banyak bermain di kredit yang capital charge (ATMR) rendah yakni ritel, UKM, mikro. Main di pinjaman Rp10 miliar-Rp20 miliar. Base diperlebar,” terangnya. (*)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

9 hours ago

Biaya Haji Berpotensi Melonjak Imbas Tekanan Global, Ini Usulan Maskapai

Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More

10 hours ago

Ancaman Siber Naik Level, Kaspersky Dorong Perusahaan Terapkan SOC Berbasis AI

Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More

10 hours ago

Dana Perlindungan Pemodal Masih Rendah, SIPF Hadapi Sejumlah Tantangan

Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More

10 hours ago

Konflik Timteng Berisiko Ganggu Internet Global? Ini yang Harus Dilakukan Pelaku Bisnis

Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More

10 hours ago

Bukan Soal Investasi Keamanan Siber, Ini Penyebab Data Nasabah Masih Rawan Dibobol

Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More

10 hours ago