News Update

Bukopin Bagi 30% Laba untuk Dividen

Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Bukopin Tbk menetapkan 30% dari perolehan laba bersih tahun 2015 sebagai dividen.

Tahun lalu, perseroan mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp964,3 miliar. Demikian sekitar Rp290 miliar untuk pembagian dividen.

Direktur Utama Bukopin, Glen Glenardi mengungkapkan, bahwa 70% dari laba bersih dialokasikan sebagai laba ditahan.

“Kami bersyukur di tengah kondisi makroekonomi yang kurang kondusif, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja yang cukup membanggakan,” tukasnya di Jakarta, Kamis, 28 April 2016.

Sepanjang 2015, Bukopin mencatatkan pertumbuhan bisnis. Kredit naik 19,51% menjadi Rp66,04 triliun, dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 16,48% menjadi Rp76,2 triliun. Sedangkan total aset naik 19,37% menjadi Rp94,37 triliun. (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

18 mins ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

46 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

2 hours ago

Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik

Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More

2 hours ago

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

3 hours ago

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

4 hours ago