Bukit Asam (PTBA) Tunda Akuisisi PLTU PLN di Pelabuhan Ratu, Ini Alasannya

Jakarta – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membeberkan informasi terbaru terkait dengan rencana akuisisi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jawa Barat 2 yang saat ini dimiliki oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto, mengungkapkan rencana akuisisi PLTU tersebut saat ini ditunda untuk sementara waktu. Ini disebabkan perseroan dalam proses mencari pendanaan yang murah.

“Jadi terkait rencana akuisisi PLTU di Pelabuhan Ratu, saat ini program masih di-hold dulu karena kita dalam proses juga mencari pendanaan yang murah,” kata Turino dalam Public Expose Live 2025 dikutip, 12 September 2025.

Baca juga: Penjualan Batu Bara Bukit Asam Tembus 42,9 Juta Ton di 2024, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kata Turino, setelah perseroan mendapatkan pembiayaan murah, PTBA memastikan akan kembali melanjutkan program akuisisi PLTU tersebut. Pihaknya juga optimis bahwa rencana akuisisi PLTU ini akan segera terealisasi, didukung dengan kondisi ekonomi yang semakin baik.

Lebih jauh Turino menjelaskan rencana aksi akuisisi PLTU PLN tersebut merupakan salah satu program pemerintah yang diberi nama “Energy Transition Mechanism” atau Mekanisme Transisi Energi.

Energy Transition Mechanism merupakan program peningkatan pembangunan infrastruktur energi dan percepatan transisi energi menuju emisi nol bersih Net Zero Emission (NZE) dengan prinsip adil (just) dan terjangkau (affordable) di 2060 atau dipercepat.

Baca juga: Butuh Rp3.000 Triliun, PLN Bidik Investor Global Dukung Energi Hijau

Sebagai informasi, PTBA rencananya akan mengakuisisi PLTU Pelabuhan Ratu dengan menggunakan pendanaan murah berskema energy transition mechanism (ETM) yang disusun Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal ini tertuang dalam penandatanganan principal framework agreement dalam rangkaian agenda Stated-Owned Enterprises (SOE) International Conference di Bali. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

6 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

11 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

12 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

13 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

23 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

24 hours ago