Ilustrasi judi online. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memblokir 8.618 rekening bank yang terindikasi terkait dengan aktivitas judi online (judol). Jumlah ini meningkat dibandingkan pemblokiran sebelumnya yang mencakup 8.500 rekening.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menjelaskan, pihaknya telah meminta perbankan untuk memblokir rekening-rekening yang terindikasi digunakan untuk judol.
“OJK telah meminta bank melakukan pemblokiran terhadap kurang lebih sampai dengan saat ini 8.618 rekening, sebelumnya sebesar 8.500 rekening dari data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital,” ujar Dian dalam konferensi pers, Selasa, 4 Maret 2025.
Baca juga: OJK Blokir 8.500 Rekening Bank Terindikasi Judi Online
Selain pemblokiran, OJK juga mengembangkan langkah-langkah lanjutan terhadap rekening yang terdeteksi terlibat dalam judol. Salah satunya adalah meminta perbankan melakukan penyesuaian identitas serta menerapkan Enhanced Due Diligence (EDD).
“Meminta perbankan melakukan penutupan rekening yang memiliki kesesuaian dengan nomor NIK serta melakukan enhanced due dilligence,” pungkasnya.
Di sisi lain, OJK saat ini tengah menyusun regulasi mengenai transparansi dan publikasi laporan bank.
Ketentuan tersebut akan menjadi landasan bagi bank dalam menyampaikan informasi kinerja sebagai emiten dan perusahaan publik.
Baca juga: Transaksi Tembus Rp600 T, Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Perang Lawan Judol
“Kemudian untuk pemenuhan oleh bank terhadap ketentuan busel, peran bank dalam melindungi perlindungan konsumen dan aspek lainnya sehingga dapat menjadi sumber informasi terintegrasi bagi publik,” tandasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More